Arif Budi Laksono
Universitas Islam Lamongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mitigasi Bencana dan Sosialisasi Perawatan Tanggul Desa Tegalsari Kec. Widang Kab.Tuban zainal abidin; Affan Bachri; Arif Budi Laksono; Afandi Afandi
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v1i2.82

Abstract

Desa Tegalsari  dan Desa Kedungharjo Kecamatan Widang adalah dua wilayah yang sering terjadi jebol tanggul, upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dinas Pengairan dan BPBP Kabupaten Tuban untuk terus mengajak masyarakat menjaga wilayah tanggul di sekitar desa tersebut. Secara faktual pada bulan Desember 2017, banjir melanda wilayah Bojonegoro, Tuban dan Lamongan yang merusak lahan pertanian siap panen yang mengakibatkan banyak kerugian. Dari data yang diperoleh dari BBWS Bengawan Solo di Kecamatan Widang bahwa sepanjang tanggul daerah Kecamatan Widang yang memiliki panjang sekitar 19 km mulai Desa Patihan Kec.Widang hingga Desa Simorejo Kec. Widang yang memiliki lokasi tanggul yang hampir tidak terawat adalah Dusun Salen Desa Tegalsari yang pernah putus tanggul jebol pada Desember 2007. Kondisi tidak terawat dimaksud adalah banyaknya semak belukar  yang dapat mengakibatkan retaknya tanggul.Adapun rumusan masalah dari pengabdian masyarakat ini adalah Bagaimana peran masyarakat dalam kegiatan mitigasi bencana dan perawatan tanggul Desa Tegalsari Kecamatan Widang Tuban?Dari pelaksanaan sosialisasi perawatan tanggul dan mitigasi bencana yang dilakukan dengan menggunakan penyebaran angket dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat mengenai mitigasi bencana dan sosialisasi perawatan tanggul bengawan solo di Desa Tegalsari Kecamatan Widang dapat disimpulkan bahwa masyarakat desa Tegalsari memiliki respon yang cukup tinggi terhadap kegiatan-kegiatan mitigasi bencana dan melakukan kegiatan perawatan tanggul terutama wilayah-wilayah yang diperkenankan oleh instansi Balai Besar Bengawan Solo (BBWS) dan siap membantu dan mendukung kegiatan BBWS dalam usaha menertibkan tanaman-tanaman yang dilarang untuk ditanam di sekitar tanggul.  Kata kunci : sosialisasi perawatan tanggul, mitigasi bencana, partisipasi masyarakat
Performance Evaluation of the DHT11 Sensor for MATLAB-Based Temperature and Humidity Measurements Muhammad Chusni Marzuki; Ulul Ilmi; Arif Budi Laksono; Eko Wahyu Santoso; Abdur Rohman Wakhid
MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Vol. 6 No. 2 (2026): MALCOM April 2026
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/malcom.v6i2.2565

Abstract

This study evaluates the performance of the DHT11 sensor in measuring temperature and humidity by comparing it with a conventional thermometer using a MATLAB-based statistical approach. The analysis includes descriptive statistics, error evaluation using Mean Absolute Error (MAE) and Mean Absolute Percentage Error (MAPE), linear regression modeling, and significance testing through ANOVA and the Durbin–Watson test. The results show that the DHT11 sensor provides consistent measurements (good precision) and exhibits a strong linear relationship with the reference instrument, as indicated by a high correlation coefficient (R = 0.944) and coefficient of determination (R² = 0.891). However, the sensor demonstrates a slight systematic bias, with temperature readings approximately 1–2 °C higher than those of the conventional thermometer. The obtained error values (MAE = 1 °C and MAPE ? 3.4%) indicate acceptable accuracy for general monitoring applications. Overall, the DHT11 sensor is a reliable, cost-effective, and practical solution for temperature and humidity monitoring. Nevertheless, calibration is recommended to improve measurement accuracy in applications requiring higher precision.