Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formula-Based Approach in Allocation of Specific Allocation Grants for Infrastructure (DAK Fisik): Case of Education Provision Tengku Munawar Chalil; Mohammad Roudo
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i3.130

Abstract

The paper presents the top-down (formula-based) approach in allocation of specific purpose grants for infrastructure (DAK fisik) in education by considering the needs of infrastructure in education. First, we estimate the needs of education infrastructure by calculating the gap between current condition of infrastructures and the minimum required infrastructures in education. Then, we translate the needs into necessary costs for education per region. After that, we simulate the financial scenario for the necessary costs using specific allocation grants in hierarchical, temporal and regional dimension. We also consider the local fiscal capacity and indicators on achievement of local governments in education for the distribution on DAK Fisik for FY2021 and onwards. Finally, we provide potential implication of formula-based approach as a top-down planning and budgeting for DAK Fisik.
Strategi Pengembangan Kawasan Metropolitan REBANA Menggunakan Interpretative Structural Modelling (Studi Kasus: Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka dan Kota Cirebon) Eko Fajar Setiawan; Tengku Munawar Chalil
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i07.512

Abstract

Pengembangan kawasan Metropolitan REBANA (Cirebon- Patimban dan Subang) melibatkan berbagai aktor kepentingan dari kab/kota, propinsi dan pemerintah pusat. Masifnya keterlibatan lembaga, seringkali membawa kepentingan sektoral sehingga keterpaduan pembangunan sulit tercapai. Untuk menghadirkan keterpaduan fungsi/ peran kewenangan dari masing-masing kelembagaan, penelitian ini akan mengkaji komponen-komponen indikator pembangunan yang berpengaruh terhadap pengembangan kawasan Metropolitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan masukan pakar/ ahli pembangunan/ praktisi (expert judgemental) yang diolah menjadi komponen indikator pembangunan kawasan dan pengambilan kuesioner tertutup kepada aktor/ kelembagaan terlibat. Analisis kuantitatif menggunakan simulasi aktor Interpretative Structural Modelling (ISM) untuk mengidentifikasi aktor kunci pengembangan kawasan, dan pemeringkatan aktor/ kelembagaan kawasan. Harapannya, menghadirkan bentuk-bentuk strategi pengembangan kawasan dengan lokasi fokus di wilayah (Kabupaten/ Kota) sekitar kawasan Penyangga (khususnya Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka dan Kota Cirebon).