Driepuza Ryan Fortunanda
Magister Penciptaan Seni Videografi Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LINGKARAN SEBAGAI FRAME DIMENSION FILM "I AM NOT MADAME BOVARY (2016)" KARYA FENG XIAOGANG Driepuza Ryan Fortunanda
DESKOVI : Art and Design Journal Vol 4, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v4i2.1561

Abstract

Frame dimension dalam sebuah karya seni dua dimensi adalah bidang pembatas karya seni itu sendiri dengan dunia luar atau galeri seni. Frame dimension menjadi sebuah ruang pembatas seniman untuk membingkai apapun yang diinginkan. Berbeda dengan karya seni dua dimensi lain, film dari dahulu selalu berbentuk kotak. Film I Am Not Madame Bovary (2016) dihadirkan dengan frame dimension yang berbeda dari film lainnya, yaitu menggunakan lingkaran secara dominan. Tidak hanya sebagai eksplorasi bentuk, pemilihan frame dimension lingkaran tentu mempunyai gagasan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang gagasan dari pemilihan frame dimension lingkaran pada film tersebut. Metode kualitatif digunakan untuk melakukan penelitian ini. Melalui metode ini data akan dianalisis lalu dijabarkan. Data diperoleh dari dua aspek film, yaitu sinematik dan naratif. Sinematik dilihat dari segi mise-en-scene dan aspek naratif diketahui dari cerita film. Pada awal film menunjukan sebuah fragmen dari sebuah cerita digambarkan dengan lukisan Cina lama. Analisis berdasarkan awal film menunjukan petunjuk dari gagasan pemilihan frame dimension lingkaran, yaitu mengenai zaman Dinasti Song. Pengetahuan mengenai sejarah Dinasti Song khususnya lukisan-lukisannya sangat diperlukan pada penelitian ini. Bagaimana keterkaitan antara dua hal tersebut, yaitu film I Am Not Madame Bovary (2016) dan zaman Dinasti Song. sehingga mempengaruhi gagasan dari pemilihan frame dimension lingkaran.
LINGKARAN SEBAGAI FRAME DIMENSION FILM "I AM NOT MADAME BOVARY (2016)" KARYA FENG XIAOGANG Driepuza Ryan Fortunanda
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 4 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v4i2.1561

Abstract

Frame dimension dalam sebuah karya seni dua dimensi adalah bidang pembatas karya seni itu sendiri dengan dunia luar atau galeri seni. Frame dimension menjadi sebuah ruang pembatas seniman untuk membingkai apapun yang diinginkan. Berbeda dengan karya seni dua dimensi lain, film dari dahulu selalu berbentuk kotak. Film I Am Not Madame Bovary (2016) dihadirkan dengan frame dimension yang berbeda dari film lainnya, yaitu menggunakan lingkaran secara dominan. Tidak hanya sebagai eksplorasi bentuk, pemilihan frame dimension lingkaran tentu mempunyai gagasan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang gagasan dari pemilihan frame dimension lingkaran pada film tersebut. Metode kualitatif digunakan untuk melakukan penelitian ini. Melalui metode ini data akan dianalisis lalu dijabarkan. Data diperoleh dari dua aspek film, yaitu sinematik dan naratif. Sinematik dilihat dari segi mise-en-scene dan aspek naratif diketahui dari cerita film. Pada awal film menunjukan sebuah fragmen dari sebuah cerita digambarkan dengan lukisan Cina lama. Analisis berdasarkan awal film menunjukan petunjuk dari gagasan pemilihan frame dimension lingkaran, yaitu mengenai zaman Dinasti Song. Pengetahuan mengenai sejarah Dinasti Song khususnya lukisan-lukisannya sangat diperlukan pada penelitian ini. Bagaimana keterkaitan antara dua hal tersebut, yaitu film I Am Not Madame Bovary (2016) dan zaman Dinasti Song. sehingga mempengaruhi gagasan dari pemilihan frame dimension lingkaran.