Supiriani Eka Lestari
Penciptaan Teater, Penciptaan dan Pengkajian Seni Program Studi Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN KARYA MONOLOG MAJIR DENGAN MENERAPKAN DANCE THEATER SEBAGAI KONSEP PERTUNJUKAN Supiriani Eka Lestari
DESKOVI : Art and Design Journal Vol 4, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v4i2.1567

Abstract

Laporan ini merupakan perancangan proses pembuatan karya teater berjudul Majir dari terciptanya gagasan sampai pada tahap pementasan. Karya Majir menceritakan keadaan seseorang perempuan yang mengalamai kondisi infertilitas, tidak dapat memiliki anak atau mandul. Tokoh Inai dalam karya ini merupakan seorang dukun beranak yang tidak mempunyai anak. Harapan besarnya untuk memiliki anak membuat Inai frustasi dan mempertanyakan kepada Tuhan mengapa ia berbeda dari perempuan lainnya, hingga akhirnya ia berusaha untuk menerima keadaannya. Pengkarya menggunakan spirit suku Dayak Kanayatn sebagai latar tempat, waktu peristiwa ini terjadi. Bentuk penggarapan karya Majir adalah monolog dengan menerapkan dance theater dalam konsep pertunjukannya. Monolog sebuah ilmu terapan seni peran di mana seorang aktor memainkan satu tokoh seorang diri di atas panggung. Dance theater merupakan sebuah bentuk pertunjukan di mana tidak hanya berupa gerak-gerak indah saja yang disajikan namun lebih cenderung pada penyampaian suasana melalui teatrikalnya. Ruang pertunjukan dibuat tidak berjarak antara penonton dan pemeran untuk menciptakan tontonan yang lebih intim. Melalui konsep ini pengkarya ingin menyajikan tontonan yang lebih segar, agar tujuan terciptanya karya lebih mudah diterima dan dipahami.
PERANCANGAN KARYA MONOLOG MAJIR DENGAN MENERAPKAN DANCE THEATER SEBAGAI KONSEP PERTUNJUKAN Supiriani Eka Lestari
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 4 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v4i2.1567

Abstract

Laporan ini merupakan perancangan proses pembuatan karya teater berjudul Majir dari terciptanya gagasan sampai pada tahap pementasan. Karya Majir menceritakan keadaan seseorang perempuan yang mengalamai kondisi infertilitas, tidak dapat memiliki anak atau mandul. Tokoh Inai dalam karya ini merupakan seorang dukun beranak yang tidak mempunyai anak. Harapan besarnya untuk memiliki anak membuat Inai frustasi dan mempertanyakan kepada Tuhan mengapa ia berbeda dari perempuan lainnya, hingga akhirnya ia berusaha untuk menerima keadaannya. Pengkarya menggunakan spirit suku Dayak Kanayatn sebagai latar tempat, waktu peristiwa ini terjadi. Bentuk penggarapan karya Majir adalah monolog dengan menerapkan dance theater dalam konsep pertunjukannya. Monolog sebuah ilmu terapan seni peran di mana seorang aktor memainkan satu tokoh seorang diri di atas panggung. Dance theater merupakan sebuah bentuk pertunjukan di mana tidak hanya berupa gerak-gerak indah saja yang disajikan namun lebih cenderung pada penyampaian suasana melalui teatrikalnya. Ruang pertunjukan dibuat tidak berjarak antara penonton dan pemeran untuk menciptakan tontonan yang lebih intim. Melalui konsep ini pengkarya ingin menyajikan tontonan yang lebih segar, agar tujuan terciptanya karya lebih mudah diterima dan dipahami.