Nailun Najah
STAI Nazhatut Thullab Sampang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Otentisitas Bahasa Al-Qur'an dan Pemaknaan Bidadari Surga (Respon Stefan Wild Terhadap Hipotesa Luxenberg) Nailun Najah
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 3 No. 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.982 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v3i1.3278

Abstract

Abstrak: Kritikan Stefan Wild terhadap Luxenburg dalam kajian ini mengacu kepada tiga hal: Pertama, adalah mengenai otentisitas bahasa al-Qur’an yang diklaim Luxenberg berasal dari bahasa Syiria-Aramaic. Kedua, mengenai pemaknaan Luxenberg terhadap kata hu>r ‘i>n. Ketiga, mengenai tesis Luxenberg yang mengatakan bahwa citra seksualitas dalam deskripsi tentang surga disebutkan dalam agama selain Islam. Kata Kunci: Bahasa al-Qur’an, Bidadari Surga Abstract: Stefan Wild’s criticism to Luxenburg in this writing refers to three issues: First, is about authenticity of Koranic language that was claimed by Luxenberg that it came from Syiria-Aramaic language. Second, is about Luxenberg interpretation to hu>r ‘i>n word. Third, is about Luxenberg’s tesis that sexuality image in paradise description is not only mentioned Islam, but also in other religion. Keywords: Koranic Language, Paradise Sylph.