Iftihor Iftihor
IAI Nazhatut Thullab Sampang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI WAKAF TUNAI PERSPEKTIF ISLAM (Studi kasus di BMT NU Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang). Iftihor Iftihor
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 4 No. 2 (2019): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Islam adalah agama yang universal yang memiliki konsep tersendiri yang sangat khas dan berkarakter. Statement ini dapat dibuktikan dengan bagaimana islam mengatur segala sesuatunya secara detail seperti kedudukan harta, bagaimana cara mengelolanya, memanfaatkannya, memperolehnya, dan mengeluarkannya. Wakaf merupakan salah satu instrumen dalam ekonomi islam yang bertujuan untuk mencapai tujuan dalam ekonomi islam yaitu mewujudkan kehidupan yang sejahtera. Wakaf masih dipandang sebagai amalan bagi orang-orang kaya, karena pembayaran wakaf identik dengan tanah dan bangunan. Oleh karena itu saat ini di Indonesia muncul alternatif baru mengenai pembayaran wakaf yaitu wakaf tunai dengan munculnya Undang-Undang No. 41 Tahun 2004 tentang pengelolaan wakaf tunai yang produktif dan dibentuknya badan wakaf indonesia yang merupakan suatu lembaga dalam mengurus wakaf tunai. Di kecamatan Ketapang lembaga yang mempunyai tugas dalam pelaksanaan wakaf tunai adalah BMT NU Ketapang, namun sampai saat ini ada beberapa masyarakat ketapang yang belum mengetahui keberadaan wakaf tunai tersebut. Penelitian ini akan membahas implementasi wakaf tunai di yang ada di BMT NU Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang yang didalamnya menerapkan wakaf tunai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi wakaf tunai di BMT NU sesuai perspektif islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis fenomenologi. Sumber data diperoleh melalui wawancara. Observasi, dan dokumentasi, informannya adalah Karyawan BMT NU Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang, tokoh agama, dan juga bukku sebagai refernsi. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan dan tringulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis implementasi wakaf tunai di BMT NU Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang masih belum sesuai dengan pespektif islam, dikarenakan pengelolaan yang masih dilakukan secara konsumtif sehingga dana wakaf yang terkumpul tidak dikelola secara produktif artinya dana wakaf yang terkumpul hanya disimpan dan akan disalurkan apabila sudah mencapai target yang ditentukan. Akan tetapi untuk proses penghimpunan dana wakaf dan proses pendistribusian wakaf sudah sesuai dengan syari'ah islam.