Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kualitas Pelayanan Publik di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara (Studi Pelayanan E-Kartu Tanda Penduduk) Rilfayanti Thomassawa
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Administratie Vol. 9 No. 1 Edisi September 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.068 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektonik (e-KTP) Di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara dan Faktor-faktor yang mempengaruhi Kualitas Pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektonik (e-KTP). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh dilapangan berdasarkan observasi dan wawancara akan dianalisis menurut model interaktif yaitu direduksi, disajikan dan ditarik kesimpulan Hasil penelitian menunjukan bahwa : Indikator Bukti Langsung menjadi salah satu indikator yang bermasalah karena tidak adanya ketersediaan formulir atau blanko pendaftaran e-KTP. Untuk Indikator Keandalan tidak ditemukan adanya masalah karena petugas selalu dengan cepat memberikan pelayanan. Indikator Daya Tanggap dalam menyelesaikan keluhan dari pemohon pembuatan e-Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) belum berjalan dengan baik karena terkadang keluhan itu bukan karena kesalahan petugas akan tetapi karena sistem yang berlaku.Untuk indikator Jaminan petugas pelayanan dalam memberikan pelayanan kepada pemohon pembuatan Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) memang tidak membeda-bedakan pemohon yang satu dengan pemohon yang lainnya. Dalam memberikan pelayanan petugas pelayanan sudah bersikap adil tanpa membeda-bedakan pemohon. Indikator Empaty menunjukan bahwa antara petugas pelayanan dan pemohon pembuatan e-Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) berkomunikasi dengan baik antara satu dengan yang lainnya, sehingga segala bentuk kesalahan dapat diselesaikan dengan baik. Fasilitas pelayanan dan jaringan internet merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan e-KTP di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara.
Pentingnya Motivasi dalam Meningkatkan Etos Kerja Pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso Rilfayanti Thomassawa
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Administratie Vol. 7 No. 1 Edisi September 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.814 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui motivasi dalam meningkatkan etos kerja pegawai negeri sipil pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dalam meningkatkan etos kerja pegawai negeri sipil pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, data di analisis secara deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan ciri-ciri atau karakteristik variabel-variabel mulai dari pengumpulan, reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pemberian motivasi berupa tunjangan kerja, pendidikan dan pelatihan serta promosi jabatan sangat mempengaruhi dalam meningkatkan etos kerja pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso. Diketahui juga bahwa untuk meningkatkan prestasi kerja pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso diperlukan pemberian motivasi, namun terdapat beberapa faktor yang mempengaruhni dalam pemberian motivasi antara lain sebagai berikut : Sumber Daya Manusia Yang Masih Rendah dan sarana serta prasarana yang belum memadai.
Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai pada Kantor Kecamatan Poso Pesisir Rilfayanti Thomassawa
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Administratie Vol. 6 No. 1 Edisi Maret 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.826 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi interpersonal dalam meningkatkan kinerja pegawai Kantor Camat Poso Pesisir Kabupaten Poso dan untuk mengetahui faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi komunikasi interpersonal dalam meningkatkan kinerja pegawai Kantor Camat Poso Pesisir Kabupaten Poso. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif untuk melukiskan secara sistematis, faktual, dan cermat dan berusaha memberikan gambaran tentang apa saja yang ada hubungannya dengan penelitian kemudian menganalisanya untuk menemukan pemecahan masalah yang dihadapi. Berdasarkan data yang telah peneliti kumpulkan mengenai komunikasi interpersonal dalam meningkatkan kinerja pegawai pada kantor Camat Poso Pesisir Kabupaten Poso, diketahui bahwa komunikasi vertikal dan juga komunikasi horizontal pada Kantor Camat Poso Pesisir Kabupaten Poso Kurang Baik.Komunikasi Interpersonal secara vertikal dan horizontal yang terjadi Pada Kantor Camat Poso Pesisir Kabupaten Poso Kurang Baik, di buktikan oleh mayoritas responden menjawab Kurang Baik pada setiap pertanyaan yang di tanyakan, dan di perkuat oleh jawaban Camat Poso pesisir Kabupaten Poso melalui wawancara. Faktor – faktor yang mempengaruhi komunikasi Interpersonal dalam meningkatkan kinerja pegawai Kantor Camat Poso Pesisir Kabupaten Poso adalah, Secara emosional pimpinan tidak dekat dengan bawahan, gaya kepemimpinan yang sedikit otoriter, terjadi persaingan negatif antar sesama pegawai.
Pembinaan Aparatur Terhadap Peningkatan Kinerja pada Kanor Lurah Gebangrejo Barat Kecamatan Poso Kota Rilfayanti Thomassawa
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Administratie Vol. 13 No. 1 Edisi September 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.742 KB)

Abstract

Pembinaan Sumber Daya Manusia berarti kegiatan yang dilakukan terhadap keberadaan Sumber Daya Manusia (Pegawai) dalam suatu Organisasi, agar mereka lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam melakukan pekerjaannya dengan sebaik-baiknya dan seefektif mungkin. Sehiggga untuk mewujudkan pegawai sebagaimana yang dimaksud diatas maka Pegawai Negeri Sipil perlu dibina dengan sebaik-baiknya. Adapun tujuan pembinaan ini untuk membentuk sikap aparatur negara agar berorientasi kepada pembangunan dan bertindak sebagai pemerakarsa pembaharuan dan bertindak sebagai penggerak pembangunan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pembinaan Aparatur Terhadap Peningkatan Kinerja Pada Kantor Lurah Gebangrejo Barat Kecamatan Poso Kota, sedangkan lokasi penelitian ini adalah Kantor Lurah Gebangrejo Barat Kecamatan Poso Kota, Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif sedangkan jumlah populasi yang di ambil adalah 9 Orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pembinaan Aparatur Terhadap Peningkatan Kinerja Pada Kantor Lurah Gebangrejo Barat Kecamatan Poso Kota masih kurang maksimal, dari 8 Responden terdapat 1 Responden atau 12,5 % responden menyatakan Sangat maksimal terhadap Efektivitas kerja seorang pegawai, 2 Responden atau 25 % menyatakan maksimal, 3 reponden atau 37,5% responden menyatakan kurang maksimal, dan 2 atau 25% responden menyatakan tidak maksimal, sebab dalam pembinaan sumber daya manusia hanya lebih ditekankan pada tuntutan jabatan dan perkembangan teknologi yang seharusnya pembinaan sumber daya manusia dimulai dengan melihat keahlian yang masih kurang. Oleh karena itu Pembinaan Sumber Daya Manusia harus maksimal yaitu agar setiap pegawai diwajibkan mengikuti pendidikan dan pelatihan yang diadakan oleh pemerintah daerah sesuai dengan usulan dari instansi masing-masing sehingga berpengaruh terhadap efektivitas kerja seorang pegawai, Untuk Pengembangan diri melalui pendidikan formal kiranya dapat ditingkatkan dengan memberikan kebijakan izin belajar, maupun tugas belajar dan bantuan beasiswa kepada pegawai kantor dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia/pegawai itu.
Dukungan Staf Sekretariat Dalam Menunjang Pelaksanaan Tugas Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Poso Rilfayanti Thomassawa; Imanuel N. Tadanugi; Herlan Lagantondo; Maharaja Botilangi
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.2062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dukungan staf sekretariat dalam menunjang pelaksanaan tugas komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Kabupaten Poso Sedangkan lokasi penelitian ini adalah kantor KPUD Kabupaten Poso, Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif Kualitatif sedangkan jumlah informan 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 3 indikator yang menjelaskan tentang: 1. dukungan Pengetahuan masih sangat kurang, 2. dukungan Ketrampilan juga masih kurang, dan 3. dukungan sikap dalam meningkatkan kinerja sudah maksimal. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi Dukungan Staf Sekretariat dalam menunjang pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Poso adalah kurangnya pengalaman staf berorganisasi sehingga dalam tugas-tugas yang dibebankan pada aparatur tidak berjalan lancar kemudian kurangnya kemampuan intelektual aparatur sehingga menjadi hambatan majunya organisasi terhadap pelaksanaan tugas KPUD di Kabupaten Poso.
ANALISIS PELAKSANAAN EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TIWAA Herlan Lagantondo; Abd. Khalid Hs. Pandipa; Rilfayanti Thomassawa
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 1 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v25i1.507

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pelaksanaan evaluasi program pemberdayaan masyarakat bidang kelembagaan di Desa Tiwaa, Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dan sumber data dalam penelitian ini adalah para pelaku evaluasi program. Data didapatkan dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa evaluasi program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh para pelaku evaluasi di Desa Tiwaa kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara adalah evaluasi konteks dan input. Kendala yang dialami dalam melaksanakan evaluasi program pemberdayaan masyarakat antara lain adalah belum maksimalnya pengetahuan para pelaku evaluasi tentang konsep dan teknis pelaksanaan evaluasi serta belum maksimalnya partisipasi masyarakat dalam evaluasi program. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini adalah melibatkan unsur lainnya dalam mengevaluasi program pemberdayaan serta mengadakan pelatihan tentang proses evaluasi dan tindak lanjutnya bagi para evaluator. Kata Kunci: evaluasi program; pemberdayaan masyarakat; model CIPP; evaluator, participatory monitoring and evaluation