Jero Budi Darmayasa
Jurusan Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Borneo Tarakan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploration of Problem-Posing Ability of The Students of Class VII-D of State Junior High School 4 Kintamani Through Mathematical Problem-Based Ethnomathematics Jero Budi Darmayasa
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 7, No 1 (2019): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.434 KB) | DOI: 10.33477/mp.v7i1.1049

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan kemampuan Problem Posing siswa kelas VII SMPN 4 Kintamani terutama pada dimensi kreatif. Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui bahwa siswa Kelas VII secara umum sudah mulai menunjukkan kreativitasnya dalam mengajukkan soal/pertanyaan berkaitan dengan matematika. Disamping itu, pemberian soal-soal matematika berbasis Ethnomathematics atau Mathematical Problem based Ethnomathematics (MPbE) memberikan warna tersendiri dalam diskusi kelas, karena bagi siswa merupakan hal baru. Mereka baru menyadari bahwa berbagai aktivitas agama dan budaya yang selama ini dilakukan berkaitan dan bahkan kaya dengan konsep-konsep matematika seperti yang mereka pelajari di sekolah. Abstract This is descriptive research. The research aims to explore and describe the ability of Problem-Posing of class VII students of State Junior High School 4 Kintamani notably in the creative dimension. Based on the data obtained, it is found out that generally, Class VII students started to demonstrate their creativity in asking questions/problem related to mathematics. Moreover, by giving mathematical Problem-based Ethnomathematics (MPbE) provides its own coloring in the class discussions, for it is new to the students. They have just realized that the various religious and cultural activities that had been carried out were related to and even rich in mathematical concepts just likewhat they had learned in school.
PENGEMBANGAN MODEL PROJEK SEDERHANA TERINTEGRASI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Jero Budi Darmayasa; Jhoni Eppendi
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v2i1.28790

Abstract

Transformasi kebijakan kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Projek Sederhana Terintegrasi (PST) yang memosisikan mata pelajaran kejuruan sebagai inti projek, dengan mata pelajaran adaptif seperti Matematika dan Bahasa Inggris sebagai pendukung. Model ini dirancang untuk menjawab kebutuhan integrasi capaian pembelajaran lintas mata pelajaran secara aplikatif dan realistis. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, melibatkan guru-guru SMK negeri dan swasta di Kalimantan Utara sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui observasi, diskusi kelompok terarah (FGD), microteaching, dan refleksi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PST layak diterapkan dan dapat memperkuat kolaborasi antarguru dalam merancang projek mikro yang kontekstual. Projek yang dikembangkan seperti poster, video pendek, dan proposal usaha sederhana—mampu menjembatani pelajaran adaptif dan kejuruan secara terpadu. Evaluasi juga menunjukkan bahwa pembelajaran menjadi lebih bermakna, terukur, dan relevan dengan program keahlian siswa. Temuan ini didukung oleh asesmen autentik dan rubrik kolaboratif yang dikembangkan bersama guru. Model PST juga terbukti melengkapi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan fokus pada capaian kognitif dan psikomotorik. Dengan demikian, PST dapat menjadi alternatif model pembelajaran projek yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan dalam kerangka implementasi Kurikulum Merdeka di SMK.