Vanya Alessandra Leonardo
Universitas Pelita Harapan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendalaman Material dalam Pembelajaran Elemen Desain Titik, Garis, dan Bidang Vanya Alessandra Leonardo
Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial Vol 3, No 2 (2022): Desain sebagai Pendorong Inovasi Sosial di Masa Pandemik
Publisher : School of Design Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/jsdis.v3i2.5298

Abstract

Pengenalan, pendalaman dan pemanfaatan material merupakan hal mendasar yang penting dalam pembelajaran Desain Interior. Material digunakan dalam struktur, badan, sekaligus finishing pada ruangan. Pemahaman material yang baik dapat membantu membentuk ide desain yang baik. Pengenalan material bagi desainer dimulai sejak masa perkuliahan, dimana dalam pembelajaran, material selalu dilibatkan dalam semua proses dan keputusan desain. Tulisan ini mencoba mengamati salah satu proses pembelajaran studio desain dasar pada Program Studi Desain Interior, dimana dalam mempelajari mengenai elemen desain, material dilibatkan secara penuh dalam proses pembuatan karyanya. Studi kasus dalam tulisan ini mengangkat pembelajaran tiga elemen desain yaitu poin/titik, garis, dan planar yang diintegrasikan dengan tiga material dasar yaitu batu, kayu, dan metal.
Metode Student-Centered Learning pada Pembelajaran Studio Desain Integratif dengan Kajian Biomimikri Vanya Alessandra Leonardo
Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial Vol 1, No 2 (2020): Melihat Kemungkinan Desain Sebagai Strategi dan atau Pendorong Inovasi Sosial
Publisher : School of Design Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/jsdis.v1i2.2349

Abstract

Studio Desain Integratif dalam perkuliahan Desain Interior merupakan sistem pembelajaran yang diciptakan untuk menjawab tantangan profesi Desain Interior saat ini ketika materi yang harus diberikan semakin berlimpah dan waktu yang disediakan semakin berkurang. Dalam menjalankan sistem studio desain integratif tersebut, mata kuliah diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk mengetahui, memahami, dan menerapkan ilmu yang didapatkan dalam karya desain yang dihasilkan. Metode Student-Centered Learning merupakan metode yang dianggap sesuai dalam proses pembelajaran studio desain integratif karena pada metode Student-Centered Learning mahasiswa menjadi poros dalam kegiatan belajar mengajar. Metode ini dipercaya dapat lebih efektif bagi mahasiswa dalam mengetahui, memahami, dan menerapkan ilmu yang didapatkan. Pada studi kasus kali ini, penulis mengangkat topik penerapan metode Student-Centered Learning dalam studio desain integratif menggunakan tema biomimikri dengan penggunaan material bambu.