Witrin Noor Justiatini
STID Sirnarasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BIMBINGAN PRA NIKAH DALAM MBENTUKAN KELUARGA SAKINAH Witrin Noor Justiatini; Muhammad Zainal Mustofa
Iktisyaf: Jurnal Ilmu Dakwah dan Tasawuf Vol 2 No 1 (2020): IKTISYAF: Jurnal Ilmu Dakwah dan Tasawuf
Publisher : STID Sirnarasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53401/iktsf.v2i1.9

Abstract

Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial. Upacara pernikahan memiliki banyak ragam dan variasi menurut tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun kelas sosial. Penggunaan adat atau aturan tertentu kadang-kadang berkaitan dengan aturan atau hukum  agama tertentu pula. Secara rasionalis rumah tangga begitu mudah dipahami, berbeda dengan praktik yang kadang jauh dari prasangka sebelumnya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori yang disampaikan oleh Prayitno, bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa; agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri; dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan; berdasarkan norma-norma yang berlaku.Tujuan penenlitian ini Untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan Bimbingan Konseling Pranikah calon pengantin di KUA Kecamatan Panjalu dan Bagaimana hasil akhir juga dampak dari proses pelaksanaan Bimbingan Konseling Pranikah dalam membentuk keluarga sakinah di KUA Kecamatan Panjalu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, sedangkan pendekatan menggunakan study fenomenologi yang mengungkapkan berbagai peristiwa dalam ranah penelitian yang bertempat di KUA panjalu. Berdasarkan hasil penelitian tentang bimbingan pranikah dalam membentuk keluarga sakinah di KUA Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut: Bimbingan Pranikah dalam membentuk keluarga Sakinah di KUA Kecamatan Panjalu terbagi menjadi dua bentuk yaitu bimbingan secara individu dan kelompok, akan tetapi bimbingan pranikah individu tidak efektif di karenakan calon pengantin tidak langsung mendaftar ke KUA akan tetapi di urus langsung oleh petugas dari desa yaitu (Petugas Pembantu Pencatat Nikah) P3N.
Peran Bimbingan Keagamaan dalam Rehabilitasi Pecandu Narkoba Lutfia Ulfa; Witrin Noor Justiatini
Iktisyaf: Jurnal Ilmu Dakwah dan Tasawuf Vol 3 No 2 (2021): IKTISYAF: Jurnal Ilmu Dakwah dan Tasawuf
Publisher : STID Sirnarasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53401/iktsf.v3i2.67

Abstract

Permasalahan narkotika telah membuat negara di dunia merasa resah dan khawatir. Proses rehabilitasi membutuhkan waktu lama, karena kecanduan narkoba sering disertai relapse. Sehingga, pecandu mengalami kesulitan dalam mengontrol perilakunya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Rational Emotive Behavior Therapy dari Albert Ellis. Teori ini sesuai dengan tujuan dari adanya pelaksanaan bimbingan keagamaan dalam rehabilitasi yaitu bagaimana caranya agar dapat mengubah mindset klien, sehingga klien dapat berpikir dan berperilaku rasional. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, dikarenakan masalah yang diteliti perlu dijelaskan secara sistematis dan faktual dengan menggambarkan keadaan tempat penelitian. Simpulan dari penelitian ini adalah bimbingan keagamaan perlu dirancang, diorganisasi, dilaksanakan, diawasi dan dievaluasi dengan baik; dalam proses rehabilitasi dibutuhkan kerjasama dan dukungan penuh dari semua faktor; hasil dari bimbingan keagamaan adalah: mendapatkan ketenangan yang hakiki; adanya perubahan mindset; dan adanya perubahan perilaku