Eunis Khoirunnisa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROFIL KETERAMPILAN ABAD 21 (21st CENTURY SOFT SKILLS) PADA MAHASISWA Eunis Khoirunnisa; Ebah Habibah
Iktisyaf: Jurnal Ilmu Dakwah dan Tasawuf Vol 2 No 2 (2020): IKTISYAF: Jurnal Ilmu Dakwah dan Tasawuf
Publisher : STID Sirnarasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53401/iktsf.v2i2.20

Abstract

ABSTRAK Zaman sekarang mahasiswa lebih tergila – gila media sosial dari pada berdiskusi secara tatap muka. Hal ini menyebabkan rendahknya keterampilan berkomunikasi pada mahasiswa. Yang akan memicu permaslahan yang baru yang cukup kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil keterampilan abad 21 pada mahasiswa program studi komunikasi dan penyiaran islam STID Sirnarasa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan jumlah populasi seluruh mahasiswa program studi kouminikasi dan penyiaran islam STID Sirnarasa. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik snowball berdasarkan data kualitatif. Sumber data berasal dari data obervsi, wawancara dan dokumentasi selain itu data diperoleh dari angket terbuka dengan parameter yang digunakan adalah keterampilan abad 21 (21st century soft skills) yang dikaitkan dengan program studi komunikasi dan penyiaran islam terdiri dari; berpikir kritis dan memecahkan masalah, kreatif dan inovasi, dan komunikasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam peneitian ini adalah teknik deskriptif. Hasil analisis data penelitian menunjukan bahwa profil keterampilan abad 21 (21st century soft skills) pada mahasiswa program studi komunikasi dan penyiaran islam STID Sirnarasa cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa program studi komunikasi dan penyiaran islam STID Sirnarasa mampu menghadapi tantangan abad ke 21 dan berdasarkan nilai visi dan misi yang ditanamkan oleh STID Sirnarasa.
Bias Gender dalam Dakwah Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya Eunis Khoirunnisa; Siti Sarah Sakinayati Hartati
Iktisyaf: Jurnal Ilmu Dakwah dan Tasawuf Vol 3 No 1 (2021): IKTISYAF: Jurnal Ilmu Dakwah dan Tasawuf
Publisher : STID Sirnarasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53401/iktsf.v3i1.42

Abstract

Jamaah TQN PP. Suryalaya berjumlah ribuan, yang terdiri dari semua kalangan, laki-laki, perempuan, tua maupun muda, dari berbagai kesetaraan ekonomi yang berbeda, dan latar belakang pendidikan yang berbeda pula. Setiap orang harus tahu dan memahami setiap isi ajaran yang ada dalam TQN PP. Suryalaya. Selain dari Mursyid, setiap jama’ah atau murid bisa mendapatkan pesan tentang ajaran tersebut melalui para Da’i dan Da’iah yang ada di lingkungan TQN itu sendiri tanpa terkecuali. Namun fakta yang ditemukan justru tidak adanya sosok panutan seorang Da’iah yang muncul dipublik, sehingga menjadi salah satu kendala tidak tersampainya pesan tadi dengan baik khususnya kepada kalangan perempuan. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi jama’ah TQN tentang peran Da’i Perempuan dalam lingkup TQN, dan mengetahui seberapa pentingnya peran Da’i perempuan dalam kegiatan dakwah TQN PP. Suryalaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun data yang dipakai adalah dari hasil wawancara dan observasi, kisah ulama wanita terdahulu, dan sumber sumber-sumber buku yang relevan. Landasan teori yang dipakai adalah  teori dakwah, dam komunikasi gender. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa adanya masalah kesenjangan gender dikalangan jama’ah TQN, yang disebabkan oleh kurang luasnya kesempatan yang diberikan kepada kaum perempuan. Dan itu mengakibatkan terjadinya rasa tidak percaya diri dikalangan akhwat. Sehingga terkadang pesan dakwah pun tidak tersampaikan dengan baik karena adanya kesenjangan tersebut. Masalah tersebut bisa diatasi dengan adanya kesadaran semua pihak, yang harus didorong oleh kebijakan tegas dari pihak-pihak yang bertanggungjawab membuat kebijakan.