Teddy Wartono Sudinda
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kestabilan Lereng pada Lokasi Tambang Batubara Tanah Laut Kalimantan Selatan Teddy Wartono Sudinda
Jurnal ALAMI : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Alami
Publisher : Agency for the Assessment and Application of Technology / Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/alami.v4i2.4556

Abstract

Analisa kestabilan lereng di lokasi tambang batubara tanah laut Kalimantan Selatan telah dilakukan analisis tegangan-perpindahan dan Faktor Keamanan (SF) dengan menggunakan program Plaxis-2D. Pada permukaan lereng komponen gravitasi yang bekerja pada tanah cenderung akan menggerakkan tanah ke bawah. Komponen gravitasi ini disebut sebagai gaya penggerak tanah. Lereng mempunyai perkuatan alami yang berasal dari komponen material tanah itu sendiri untuk melawan gaya penggerak tanah, sehingga gerakkan tanah atau kelongsoran tidak terjadi. Ada banyak metode analisis yang bisa digunakan dalam menganilisis kestabilan lereng, salah satunya adalah dengan menggunakan Metode Elemen Hingga (Finite Element Method). Permasalahan kestabilan lereng diselesaikan dengan Metoda Elemen Hingga dengan menggunakan program Plaxis 2D, dimana data analisis diperoleh dari hasil penelitian terdahulu. Data analisis merupakan kombinasi dari berbagai data analisis yaitu jenis tanah dan kemiringan lereng. Hasil analisis terdahulu dengan menggunakan program Slope-W untuk Potongan East (S-W Section), Potongan West (S-W Section), Potongan East HW (N-S Section), Potongan East LW (N-S Section) diperoleh model keruntuhan (collapse) dengan angka keamanan SF < 1.0 dan dibandingkan dengan Analisis dengan menggunakan Plaxis-2D, dimana nilai angka keamanan SF < 1 tidak bisa ditentukan. Berdasarkan analisa Slope-W diperoleh nilai SF < 1.0 (0.114) dan analisis Plaxis diperoleh nilai SF < 1 terjadi pada Potongan East (S-W Section), hal ini menunjukan bahwa Analisa dengan program Slope-W dan program Plaxis 2D mempunyai hasil yang sama dalam menentukan kemungkinan akan terjadi keruntuhan.
STABILITY ANALYSIS FOR EMBANKMENTS WITH GEOELECTRICITY Teddy Wartono Sudinda
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol. 15 No. 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jstmb.v15i2.4333

Abstract

The collapse of the embankment is a problem that needs attention to find the right solution, so that the risk can be minimized. The condition of the embankment is influenced by the strength of the soil layer of the embankment, groundwater flow in the embankment, the condition of the water level of the embankment and human activities around the embankment. Changes in the quality of soil density in the embankment can form cavity zones within the embankment which cause changes in groundwater flow patterns in the embankment. The degradation of the soil layer of the embankment can cause piping, overtopping which is the cause of erosion of the embankment body and disturbs the stability of the embankment. Therefore, to determine the condition of the embankment soil layer, research on the stability of the embankment has been carried out using the geoelectric method at the location of the embankment in the Cipancuh and Penjalin reservoirs, so that an image of the embankment soil layer is obtained to determine the cavity zones in the embankment, the flow pattern in the embankment soil layer. Keywords:  cavity zones, flow patterns, geoelectric methods, the stability of the embankment.