Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Koefisien N Pada Prediksi Roll Kapal Sarat Rendah Dalam IMO A.749(18) Baharuddin Ali; Pitoyo Pitoyo
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 6 No. 1 (2012)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v6i1.3324

Abstract

Perkembangan penggunaan kapal dengan sarat rendah atau rasio B/T besar (deck cargo) di Indonesia menjadi suatu pilihan dalam rangka efektifitas dan efisiensi dibandingkan membangun kapal tipe hatch cargo. Perairan Indonesia yang sangat bervariasi kedalaman lautnya serta terhubung ke jalur sungai-sungai besar yang masuk hingga pedalaman merupakan suatu pertimbangan pemilihan tipe kapal sarat rendah. Seiring dengan itu peraturan keselamatan kapal semakin ketat merupakan tantangan dalam perancangan dan sistim operasional kapal. Karakteristik lengan stabilitas pada kapal sarat rendah yang berbeda pada kapal umumnya seperti yang disyaratkan dalam kriteria kestabilan minimum yang dikeluarkan oleh International Maritime Organization (IMO) Resolusi A.749(18) menjadikan kapal sarat rendah perlu kajian tersendiri. Dari hasil kajian dan uji model didapatkan bahwa untuk kapal sarat rendah (B/T ³ 4) pada prediksi roll dalam weather criterion direkomendasikan untuk adanya koreksi nilai N dari sebelumnya yang dipakai yaitu 0.02 menjadi 0.035, dengan nilai tersebut menunjukkan hasil prediksi maksimum roll yang realistik bagi kapal sarat rendah. Hal ini merupakan masukkan dalam penyusunan aturan keselamatan kapal sarat rendah.
Prediksi Gerak Terhadap Desain Awal Ferry 600, 500 dan 300 GRT Untuk Pelayaran Antar Pulau Baharuddin Ali; Cahyadi Sugeng Jati Mintarso
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 3 No. 2 (2009)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v3i2.4662

Abstract

Kapal ferry merupakan angkutan umum antar pulau di Indonesia yang populer. Sebagai angkutan penumpang maka faktor keselamatan dan kenyamanan merupakan hal yang sangat penting. Prediksi olah gerak kapal yang berkaitan dengan stabilitas kapal adalah tahapan penting untuk mengkaji suatu desain ferry yang layak laut. Tiga buah jenis ferry 600, 500 dan 300 GRT telah dilakukan prediksi gerak kapal berupa heave, pich dan roll dengan menggunakan metode strip teori. Hasil prediksi menunjukkan bahwa respon gerak yang dihasilkan heave dibawah nilai batas maksimum Hw/Za kurang dari satu, pitch dibawah 4o, dan roll dibawah 12o dengan merekomendasikan pemasangan bilge keel untuk meredam roll saat resonansi.
STUDI PENGEMBANGAN SKEG TERKONTROL UNTUK MENINGKATKAN KINERJA MANEUVERABILITY PADA KAPAL CEPAT Nurhadi; Baharuddin Ali
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 9 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v9i2.2660

Abstract

Sebuah kapal patroli harus dirancang cepat, handal, kuat serta mempunyai stabilitas yang tinggi, disamping aspek-aspek ekonomis, keselamatan, kenyamanan dan persenjataan, agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Dalam hal peningkatan stabilitas kapal cepat penggunaan skeg pada buritan kapal disamping mempunyai efek posistif juga mempunyai efek negatif yang berhubungan dengan turning ability dari kapal cepat, dimana skeg mengakibatkan semakin bertambah besarnya tactical diameter yang dibutuhkan untuk kapal melakukan gerak memutar sehingga kondisi ini sangat merugikan. Serangkaian studi dilakukan untuk mengkaji pengembangan skeg terkontrol untuk meningkatkan kinerja turning ability dari kapal cepat yang menggunakan skeg. Studi dilakukan dengan melakukan serangkaian percobaan turning dengan memvariasikan defleksi sudut skeg. Dari hasil penelitian diketahui bahwa skeg terkontrol mampu meningkatkan kinerja turning ability sebesar 17.4 % pada sudut defleksi skeg 15 deg, 20.3 % pada sudut 20 deg dan 23.7 % pada sudut 25 deg.
STUDI KELAYAKAN PEMANFAATAN SKEG AKTIF SEBAGAI ANTI ROLLING PADA KAPAL CEPAT DENGAN METODE UJI MODEL Mochammad Ali Mudhoffar; Baharuddin Ali
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 9 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v9i2.2662

Abstract

Gerakan kapal dilaut pada dasarnya memiliki 3 gerakan translasi (surge, sway, dan heave) dan 3 gerakan rotasi (roll, pitch, dan yaw). Pada kapal cepat hal tersebut sangat sering terjadi sehingga berdampak pada kestabilan kapal. Berbagai macam penelitian dilakukan untuk menambah stabilitas kapal cepat. Pada gerakan roll terdapat metode tangki U, fin aktif, bilge keel. Sehubungan dengan fin aktif, dilakukan uji terhadap skeg yang diaktifkan (skeg aktif). Pemasangan skeg aktif adalah salah satu upaya untuk mengurangi gerakan roll yang terjadi, dimana skeg dapat diubah sudutnya. Penggunaan skeg aktif pada model kapal cepat dilakukan saat pengujian seakeeping di kolam uji dengan mensimulasikan gelombang reguler dengan arah longitudinal dan diagonal kolam uji. Gerakan model kapal ditangkap dengan menggunakan kamera Qualisys. Hasil yang didapatkan akan dibandingkan dengan pengujian model kapal tanpa menggunakan skeg aktif sebagai anti roll pada sebuah model kapal cepat. Dari hasil pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan skeg aktif yang divariasikan sudutnya tanpa gerakan otomatis, tidak banyak berpengaruh untuk meredam gerakan rol yang terjadi pada kapal cepat.