Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SIYASAH SYAR’IYAH DALAM HUKUM ISLAM PADA MASA UMAR BIN KHATTAB Lailan Rafiqah
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.855 KB)

Abstract

Umar bin Khattab adalah orang yang memperkenalkan istilah Amir al-Mu’minin (Pemimpin orang-orang yang beriman) dan ia menyebut dirinya Khalifah Khalifati Rasulullah (pengganti dari pengganti Rasulullah). Fakta sejarah mengungkapkan kiprahnya membangun peradaban Islam dengan ijtihadnya berdasarkan al-Qur’an dan Sunnah, hal ini mengungkapkan kecemerlangan pemikiran Umar bin Khattab. Kebesaran Umar bin Khattab terletak pada keberhasilannya sebagai negarawan yang bijaksana dan sebagai mujtahid yang ahli dalam membangun Negara besar yang ditegakkan atas prinsip-prinsip keadilan, persamaan, dan persaudaraan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw. Dalam banyak hal Umar bin Khattab dikenal sebagai tokoh yang bijaksana, kreatif dan jenius. Peranannya dalam sejarah Islam masyhur karena pada masa kepemimpinannya mampu memperluas wilayah kekuasaan Islam dan menerapkan syiyasah syar’iyah (kebijakan-kebijakan politiknya) secara paripurna. Sistem pemerintahan dan politik Islam stabil pada masa kepemimpinannya, usaha perluasan wilayah Islam memperoleh hasil gemilang, membuat berbagai lembaga kenegaraan , berhasil di bidang ekonomi syari’ah serta menetapkan perturan pengadilan yang kokoh dan adil.
Strategi Program Kemandirian Ummat Lazismu Dalam Upaya Pemberdayaan Masayarakat Di Kota Pekanbaru Muharrani Muharrani; Yeni Yasyah Sinaga; Lailan Rafiqah
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 17 No 2 (2020): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v17i2.163

Abstract

Community empowerment is absolutely necessary to create an independent society so that a good strategy is needed to be able to achieve it, LAZISMU is one of the institutions that strive to create an independent society in the economic sector through the community independence program, which is expected to be a problem solver for people who have difficulty in the economic sector through productive loans which in the end were able to deliver the mustahiks to become muzzaki. This study aims to determine how the LAZISMU community independence program strategy in the community empowerment efforts in the city of Pekanbaru. This research is qualitative narrative research. The research subjects were the director of the implementing agency, c.o in the fields of education and economics, and two mustahik or program beneficiaries. The results showed that the strategies implemented by LAZISMU in the community independence program were providing business capital assistance, providing productive facilities, providing business coaching and mentoring as well as providing entrepreneurial training and motivation. Meanwhile, our hope is that the results of this research can be used by institutions engaged in the same field, both government and private institutions so that in the end it can strengthen the people's economy.
Ukhuwah Islamiyah antara Konsep dan Realitas Lailan Rafiqah
Dakwatul Islam Vol 5 No 1 (2020): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.502 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v5i1.205

Abstract

Abstrak Ukhuwah Islamiyah bisa terwujud ketika hati seorang muslim itu bersih dari sifat- sifat yang buruk dan tercela. Menurut al-Qur‟an setiap manusia diberi dua potensi sejak lahir, yaitu potensi fujur (buruk) dan potensi taqwa (baik). Hendaknya potensi fujur jangan dibiarkan tumbuh dan berkembang. Dan seharusnya memupuk potensi taqwa dengan cara mensucikan hati dengan cara mengikuti ibadah mahdah dengan tertib setiap hari dan menjaga kepekaaan sosial terhadap sesama muslim dengan merealisasikan ta‟aruf, tafahum, ta‟awun serta takaful. Jika hati sudah bersih maka menjalankan Ukhuwah Islamiyah itu akan menjadi mudah.
Bencana dan Cara Pandang Pengelolaan Bencana Berbasis Dakwah Lailan Rafiqah
Dakwatul Islam Vol 5 No 2 (2021): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.875 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v5i2.275

Abstract

Konsep bencana pada tulisan ini memaparkan cara pandang Islam dalam memaknai danmenyikapi bencana secara tradisi berpikir keilmuan, meluruskan asumsi yang kurang tepatterhadap bencana yang direspons irrasional. Sebagian bencana dikarenakan tindakanmanusia yang berlaku malampaui batas pada alam dan lingkungan sosial. Tulisan ini jugamenyuarakan perlindungan kepada kelompok yang terdampak dari bencana dalam rangkapenyelamatan kemanusiaan dengan mengedepankan nilai agama, dakwah amar ma’ruf nahimunkar dengan sistem pengelolaan yang mutakhir dalam rangka memulihkan danmenormalkan kembali kehidupan mereka.
SEJARAH DAKWAH RASYID RIDHA TOKOH PEMBAHARUAN ISLAM (JURNALIS DAN PEJUANG KEHIDUPAN) Lailan Rafiqah
Dakwatul Islam Vol 6 No 2 (2022): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.096 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v6i2.508

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meriwayatkan sejarah tentang Rasyid Ridha seorang tokoh intelektual muslim dalam hal pembaharuan (mujadid) pemahaman Islam di belahan Dunia Islam yang telah mendedikasikan hidupnya pada cita-cita mulia yang humanistic, berdasarkan nilai kebenaran dan keadilan sesuai dengan ajaran Islam. Ia melanjutkan dan mempublikasikan buah pikiran dari Jamaluddin al-Afghani dan Muhammad Abduh melalui Al-Mannar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pustaka. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Rasyid Ridha adalah pejuang kehidupan untuk kebangkitan umat muslim, melawan segala bentuk keterbelakangan, penjajahan, dan kemunduran menuju kemajuan peradaban Islam sebagai agama yang berkemajuan (Din al-Hadharah) yang menjaga ukhuwah. Kata kunci: Rasyid Ridha, Al-Mannar dan pejuang kehidupan Abstract This research aims to narrate the history of Rasyid Ridha, an intellectual Muslim figure in terms of renewal (mujadid) understanding of Islam in parts of Islamic world who has dedicated his life to noble ideals that are humanistic, based on the values of truth and justice in accordance with Islamic teaching. He continued and published the thoughts of Jamaluddin alAfghani and Muhammad Abduh through Al-Mannar. The method used in this research is library research. The result of this research state that Rasyid Ridha is a life fighter for the revival of Muslims, against all forms of backwardness, colonialism, and setbacks towards the advancement of Islamic civilization as a progressive religion (Din al-Hadharah) that maintains ukhuwah. Keywords: Rasyid Ridha, Al-Mannar and the fighter of life