Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Estimasi Kesehatan Ekosistem Pertanian Padi Organik Vs Anorganik Berdasarakan Kelimpahan dan Kekayaan Flora, Fauna, Predator dan Layanan Ekosistem Hanin Niswatul Fauziah
Journal Of Biology Education Vol 2, No 1 (2019): Journal of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v2i1.4325

Abstract

Tujuan jurnal review ini adalah untuk mendiskusikan kesehatan ekosistem berdasarkan kelimpahan dan kekayaan flora, fauna, predator dan layanan ekosistem di pertanian organik dan anorganik. Studi yang dilakukan Deb menunjukkan bahwa diversitas flora di plot pertanian padi organik lebih tinggi dibandingkan dengan plot pertanian padi anorganik. Hasil meta analisis menunjukkan bahwa 96 dari 117 studi yang telah dilakukan kelimpahan spesies di pertanian organik 50% lebih tinggi dibandingkan dengan pertanian anorganik. Diversitas artropoda di plot pertanian anorganik lebih rendah dibandingkan dengan plot pertanian organik. Kekayaan burung predator pada pertanian organik lebih tinggi dibandingkan dengan pertanian anorganik. Hal ini karena di pertanian organik memiliki tanaman liar yang digunakan sebagai temat bertengger, mendapatkan makanan, dan berkembangbiak burung predator. Praktek pertanian organik dapat meningkatkan agen biologi kontrol, dalam kasus ini untuk memeliharan musuh alami melalui manipulasi habitat Kata kunci: kekayaan, layanan ekosistem, organik, pertanian
Teams Games and Tournament (TGT) Berbasis Outdoor Study untuk Meningkatkan Kemampuan Argumentasi Siswa pada Materi Pencemaran Lingkungan Hanin Niswatul Fauziah
Journal Of Biology Education Vol 3, No 2 (2020): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v3i2.8276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Teams Games and Tournament (TGT) berbasis outdoor study terhadap kemampuan argumentasi siswa kelas VII di MTs Negeri 3 Pacitan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII B (eksperimen) dan kelas VII A (kontrol) dengan jumlah 64 peserta didik. Pengambilan data dengan cara membagikan soal essay kepada peserta didik sebelum dan sesudah aplikasi model pembelajaran Teams Games and Tournament (TGT) berbasis outdoor study. Data dianalisis dengan uji-t menggunakan software Minitab. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai P-Value sebesar 0,000. Karena nilai P-Value  kurang dari 0,05 maka Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan argumentasi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Teams Games and Tournament (TGT) berbasis outdoor study dengan kemampuan argumentasi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional
Efektivitas Model Pembelajaran Time Token Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Argumentasi Peserta Didik Fanny Aullin Herlansyah; Hanin Niswatul Fauziah
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2021): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.003 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v2i2.45

Abstract

Abstract: The aim of this research is to determine the effectiveness of time token model assisted by audio visual media to the argumentation skills of seventh grade MTsN 2 Ponorogo students. This research was quantitative descriptive by Pretest-Posttest Control Group Design. The samples of this research were VII C (experimental class) and VII D (control class) with a total 54 students. The instrument of this research was essay tes. Essay test was applied before and after using time token model assisted audio visual media. The data of the research were analyzed by t-test using software minitab. The result showed that the P-value was 0,001; due to P-value less than 0.05, so H0 was rejected. Its mean that, there was a significant differences between the students argumentation skills that used time token model assisted by audio visual media with the students argumentation skills that used conventional study. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran time token berbantuan media audio visual terhadap kemampuan argumentasi peserta didik kelas VII di MTs Negeri 2 Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol dengan jumlah 54 peserta didik. Instrumen penelitian ini berupa soal essay yang diberikan kepada peserta didik sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran time token berbantuan media audio visual. Data yang telah didapatkan kemudian dianalisis dengan uji-t menggunakan Minitab. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai P-value sebesar 0,001. Karena nilai P-value kurang dari 0,05 maka H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan argumentasi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran time token berbantuan media audio visual dengan kemampuan argumentasi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
Pengaruh Pembelajaran Inquiri Terbimbing Berbasis Socioscientific Issue Terhadap Kemampuan Scientific Reasoning Peserta Didik di MTs Negeri 7 Madiun Nur Aini Purwaningrum; Hanin Niswatul Fauziah
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.573 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v3i1.65

Abstract

This study aims to determine the effect of the guided inquiry learning model based on the socioscientific issue on the scientific reasoning ability of students at MTs Negeri 7 Madiun. The research sample consisted of class VII A as the experimental class and class VII D as the control class which were taken randomly with a total of 64 students. Data was taken by distributing tests to students before and before the implementation of the learning model. The learning model applied to the control class is the lecture learning model, while the learning model in the experimental class is a guided inquiry learning model based on socioscientific issues. The data obtained were then analyzed by t-test. The results showed that the guided inquiry model based on the socioscientific issue had an effect on students' scientific reasoning abilities. This is based on the value of the t test results which show a significance value of 0.00.