Mubasyaroh Mubasyaroh
STAIN Kudus, Jawa Tengah

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POLA KEPEMIMPINAN ISLAM SEBAGAI KUNCI SUKSES DAKWAH RASULULLAH Mubasyaroh Mubasyaroh
TADBIR : Jurnal Manajemen Dakwah Vol 2, No 1 (2017): Tadbir Jurnal Manajemen Dakwah (Article in Press)
Publisher : TADBIR : Jurnal Manajemen Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan atau sering disebut sebagai leadership menurut arti harfiahnya  adalah daya memimpin atau kualitas pemimpin. Adapun kepemimpinan merupakan suatu kegiatan atau seni untuk mempenbaruhi perilaku orang-orang yang dipimpin agar rela bekerja sama menuju kepada satu tujuan yang ditetapkan atau diinginkan bersama. Berbicara tentang Nabi Muhammad SAW tidak bisa dilepaskan dari tugas utama beliau sebagai seorang rasul penyampai risalah Tuhan dan tugasnya sebagai pemimpin panutan umat dengan memberikan pendidikan dan pengajaran tentang nilai-nilai Islam, sebagai bentuk dakwahnya. Pemimpin dambaan ummat adalah sosok pemimpin yang bisa membawa ummat kembali merintis dan menciptakan peradaban mulia sebagaiman telah digambarkan Nabi SAW. Karena hanya kepemimpinan yang sesuai dengan metode kenabianlah, Ridha Allah akan didapat. Pada makalah ini akan mencoba diungkap tentang pola kepemimpinan Rasulullah Muhammad SAW sehingga mencapai sukses dalam dakwahnya yang mampu menguasai seluruh jazirah Arab.
MANAJEMEN DALAM ORGANISASI ISLAM Mubasyaroh Mubasyaroh
TADBIR : Jurnal Manajemen Dakwah Vol 2, No 2 (2017): Tadbir Jurnal Manajemen Dakwah (Article in Press)
Publisher : TADBIR : Jurnal Manajemen Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Organisasi yang baik dalam pandangan masyarakat modern harus dikelola secara efektif dan efisien. Pengelolaan organisasi secara efktif dan efisien hanya akan didapati bila didalamnya dipraktekkan manajemen modern. Pengelolaan organisasi dapat dilakukan dengan menggunakan manajemen yang baik. Dalam makalah ini akan diungkapkan manajemen dalam organisasi Islam. Adapun tujuan tulisan ini,  ingin memberikan gambaran dan wawasan terhadap pembaca,  mengenai hal-hal yang berkaitan dengan organisasi, serta manajemen dalam organisasi Islam. Manajemen sebagai kegiatan mengerakkan orang-orang dalam suatu organisasi atau kegiatan tertentu, memiliki fungsi yang berbeda-beda. Henri Fyol misalnya menyebutkan fungsi-fungsi manajemen terdiri dari planning, organizing, commonding, coordinating,  dan controlling. Sementara itu George R.Terry membagi fungsi manajemen ada 4(empat) yaitu; planning, organizing, actuating, dan controlling.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM) DA’I MELALUI PELATIHAN DALAM PENGEMBANGAN DAKWAH ISLAM Mubasyaroh Mubasyaroh
TADBIR : Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1, No 1 (2016): Tadbir Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : TADBIR : Jurnal Manajemen Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen sumber daya manusia (MSDM) merupakanpengembangan dari proses sistematis dalam fungsi manajemenyaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan danpengawasan sumber daya organisasi yang berupa manusia dalamrangka pencapaian tujuan bersama, diperlukan kemampuan dariorang-orang yang berkecimpung dan tertarik di bidang SumberDaya Manusia, yakni Manajer SDM untuk berperan Proactive serta mampu cepat juga tanggap melihat gejolak pasar tenaga kerja yang seringkali berubah tergantung kondisi eksternalsumber daya manusia, yaitu ekonomi, politik dan keamanan.Satu hal yang pasti dari perkembangan ilmu Manajemen SumberDaya Manusia, adaalah adanya perubahan yang nyata darifungsi utama Manajemen Sumber Daya Manusia. Perubahandari spesialisasi bidang penanganan pekerja, menjadi bagianyang terintegrasi dengan bidang-bidang lain di dalam organisasi.Kebijakan yang diambil oleh bagian Manajemen Sumber DayaManusia kini lebih erat berhubungan dengan rencana strategisperusahaan, atau kebijakan perusahaan. Bagian SDM harusmampu mewujudkan rencana strategis organisasi ke dalam bentuktenaga kerja dan segala hal yang terkait dengannya, yang sesuaiuntuk organisasi. Dalam hal dakwah, manajemen sumberdayamanusia diharapkan dapat mengembangkan dakwah, dengan melalui pendidikan maupun pelatihan-pelatihan, sehingga kualitas da’i selaku pelaksana dakwah akan meningkat.