Penelitian ini di latar belakangi adanya Kondisi pendidikan formal yang belum mengalami perkembangan secara baik, akan tetapi perubahan pola kehidupan masyarakat togutil di Desa Lili sudah berubah, selanjutnya di harapkan kepada pihak pemerintah agar memperhatikan pengembangan pendidikan formal pada khususnya sehingga masyarakat Suku Togutil dimasa yang akan datang mampu menjawab tantangan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pendidikan formal Suku Togutil di Desa Lili, (2) untuk mengetahui kendala-kendala yang dialami Suku Togutil di Desa Lili dalam melanjutkan pendidikan formal. Sedangkan yang menjadi kajian utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi pendidikan formal Suku Togutil di Desa Lili Kecamatan Maba Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang menggambarkan dan mengungkapkan keadaan di sekitarnya, peristiwa sebagaimana adanya atau mengungkapkan fakta secara lebih mendalam mengenai kondisi yang dapat diamati. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer data sekunder dan yang menjadi penelitih adalah tokoh masyarakat, tokoh pendidikan dan pemerintah desa. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum ada pendidikan formal Suku Togutil di Desa Lili sangat kental dengan perasaan takut dan malu terhadap orang yang bukan suku togutil. Hal ini yang menyebabkan mereka tidak bisa hidup berdampingan dengan orang lain. Setelah adanya lembaga pendidikan formal Suku Togutil di Desa Lili hidupnya mulai mengalami, perubahan hidup, pola pikir, adat istiadat, kebiasaan, dan taat hukum karena pendidikan formal Suku Togutil di Desa Lili tahun 2019 mengalami perkembangan hal ini di tunjukan bahwa 85 orang anak yang bersekolah di tingkat sekolah dasar (SD), 20 orang anak melanjutkan pendidikan pada lanjut pertama (SLTP) dan melanjutkan pendidikan padah tingkat sekolah menengah atas (SMA) berjumlah 12 orang. Sedangkan kendala-kendala yang dialami masyarakat Suku Togutil dalam melanjutkan pendidikan formalnya yaitu faktor ekonomi yang masih rendah.Kata Kunci: Pendidikan Formal, Suku Togutil, Desa Lili