.... .....
Institut Agama Islam Negeri Palopo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAILURE BANK DAN RESIKO SISTEMIK PERBANKAN (Sebuah Konsep Penanganan) .... .....
Journal Of Institution And Sharia Finance Vol 1, No 1 (2018): JUNI
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.814 KB) | DOI: 10.24256/joins.v1i1.295

Abstract

AbstractFailure of a bank is a threat that can occur at any time if the bank is unable to meet its obligations on time when customers withdraw funds. The handling of bank problems has a systemic impact, whether in the stability of the normal financial system or the financial system crisis conditions set forth in Law No. 9 of 2016 psl 3, paragraph 1. Handling of systemic problems of banks is one of the tasks of the Financial System Stability Committee (KSSK) the technical implementation shall be submitted to the Deposit Insurance Corporation (LPS) in the case of handling in relation to the liquidity and solvency issues of the bank concerned Keywords:  Failed Bank, Systemic Bank, Systemic Bank Handling AbstrakKegagalan suatu bank merupakan ancaman yang dapat terjadi kapan saja jika bank tidak mampu memenuhi kewajibannya tepat waktu ketika nasabah melakukan penarikan dana. Penanganan masalah bank berdampak sistemik, baik dalam stabilitas sistem keuangan normal atau kondisi krisis sistem keuangan diatur dalam Undang-undang No 9 tahun 2016 psl 3 ayat 1. Penanganan masalah bank berdampak sistemik merupakan salah satu tugas Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dalam masalah teknis pelaksanaannya menyerahkan kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang dalam hal penanganannya berkaitan dengan masalah likuiditas dan solvabilitas bank yang bersangkutan.Kata Kunci: Bank Gagal, Bank Sistemik, Penanganan Bank Sistemik Daftar PustakaAcharya.V.. L. Pedersen. T. Philippon. dan M. Richardson (2010). Measuring Systemic Risk. New York University Working Paper.Allen, F dan Gale, D, 2004, “Financial Fragility, Liquidity and Asset Price” Journal of the European Economic Association, vol 2, pp 1015-1048Billio, M., Getmansky, M., Lo, Andrew, dan Pelizzon, L, 2010, “Measuring Systemic Risk in the  Finance  and Insurance Sector”, MIT Sloan School, working paper # 4774-10De Bandt, O. and P. Hartmann, (2000). Systemic Risk: A Survey, CEPR Discussion Paper Series  No. 2634.De Bandt, O., Hartman, P., dan Peydro, JL,. 2010 “Systemic Risk in Banking an update”, Oxford Hanbook of Banking, pp 634-664Freixas, Xavier., Parigi, Bruno., dan Rochet, Jean-Charles., 2000. “Systemic risk, interbank  relations, and liquidity provisio by the Central Bank”. Journal of Money, Credit  and Banking, Vol. 32 (3), pp. 611 – 638.Furfine, C. H, 2003,”Interbank Exposure; Quantifying the Risk of Contagion”, Journal of Money, Credit and Banking, vol 35, pp. 111-128Hadad, Muliaman, Santoso, Wimboh., dan Arianto, Bambang. 2003 “Indikator awal krisis perbankan”, www.bi.go.idKrinsa Wijaya, Penanganan Bank Gagal, http://lps.go.id/artikel/-/asset_publisher/0S8e/content/penanganan-bank-gagalLehar, Alfred., 2005. “Measuring Systemic Risk: A Risk Management Approach”. Journal of Banking & Finance, Vol. 29: hlm. 2577 – 2603.Maqdir Ismail, Bank Indonesia Dalam Perdebatan politik dan Hukum, Navila idea, Jogjakarta, 2009, hlm.21Peraturan Bank Indonesia No 13/13/PBI/2011 tentang Penilaian Kualitas  Aktiva Bagi Bangk Umum Syariah dan Unit Usaha SyariahPeraturan OJK Nomor 15 /POJK.03/2017 tentang Penetapan Status Dan Tindak Lanjut Pengawasan Bank Umum, Pasal 27, 29, dan 34Perpu nomor 4 Tahun 2008 tentang jaring pengaman sistem keuanganRochet, J.C., dan Tirole, J.,”Interbank Lending and Systemic Risk”, Journal of Money, Credit dan Banking, vol 28, pp 733-762Undang-undang  RI No. 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin SimpananUndang-Undang Nomor 9 Tahun 2016, tentang pencegahan dan penganan krisis sistem keuanganUsman, Rachmadi. Aspek‐aspek Hukum Perbankan di Indonesia. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.2001. Hal 143
ANALISIS IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP GOOD CORPERATE GOVERNANCE (CCG) TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT DAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA PALOPO .... .....
Journal Of Institution And Sharia Finance Vol 3, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.057 KB) | DOI: 10.24256/joins.v3i1.1442

Abstract

Abstract: The main problem of this research is how is the implementation of the principles of Good Corporate Governance (GCG) towards public perceptions and financial performance in Palopo Municipal Water Company (PDAM)? The sub-points of the problem are: 1. How is the implementation of GCG principles in PDAM Palopo City? 2. What is the community perception of PDAM Palopo City? 3. What is the financial performance of PDAM Palopo City? 4. How is the relationship of GCG principles implementation to financial performance in PDAM Palopo City. This study aims to: a. To find out the implementation of GCG principles in PDAM Palopo City, b. To find out the public perception of PDAM Palopo City, c. To find out the financial performance in PDAM Palopo City, d. To find out the relationship of GCG principles implementation to financial performance in PDAM Palopo City. The data source used in this study is primary data obtained directly from the research object as the source of information sought in this case comes from the PDAM Palopo City office and secondary data through library research related to the title of the research and data collection through interviews , observation, documentation, triangulation, questionnaire. The approach used is a case study approach. Analysis of balanced qualitative and quantitative data in a balanced manner (Concurrent Trianggulation). The results showed that: 1) The implementation of GCG principles in 2010-2012 (pre) in PDAMs went well with a percentage of 49.74% and after the implementation of GCG in 2012-2014, the application was very good with a percentage of 53.57%. 2) Public perception of PDAM Palopo City is classified as good with a percentage of 50.27%. 3) Financial performance in Palopo City PDAM is classified as less by obtaining a value from the financial aspect 45, due to the decline in profitability indicators every year such as NPM, ROA and ROE. 4) The application of GCG does not have a strong relationship to financial performance because the low positive relationship of pre and post GCG implementation in PDAMs only strengthens in the administration section, while in financial performance is not in line.Keywords: Good Corporate Governance, Community Perception, Financial Performance.  Abstrak: Permasalahan pokok penelitian ini adalah bagaimana implementasi prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) terhadap persepsi masyarakat dan kinerja keuangan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palopo? Adapun sub pokok masalahnya yaitu: 1. Bagaimana implementasi prinsip-prinsip GCG di PDAM Kota Palopo? 2. Bagaimana persepsi masyarakat terhadap PDAM Kota Palopo? 3. Bagaimana kinerja keuangan di PDAM Kota Palopo? 4. Bagaimana hubungan dari implemantasi prinsip-prinsip GCG terhadap kinerja keuangan di PDAM Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan: a. Untuk mengetahui implementasi prinsip- prinsip GCG di PDAM Kota Palopo, b. Untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap PDAM Kota Palopo, c. Untuk mengetahui kinerja keuangan di PDAM Kota Palopo, d. Untuk mengetahui hubungan dari implementasi prinsip-prinsip GCG terhadap kinerja keuangan di PDAM Kota Palopo. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian sebagai sumber informasi yang dicari dalam hal ini berasal dari kantor PDAM Kota Palopo dan data sekunder melalui studi pustaka (library research) berkaitan dengan judul penelitian serta pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, trianggulasi, kuesioner. Adapun pendekatan yang  digunakan adalah pendekatan studi  kasus. Analisis data campuran kualitatif dan kuatitatif secara seimbang (Concurrent Trianggulation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Implemtasi prinsip-prinsip GCG tahun 2010-2012 (pra) di PDAM berjalan baik dengan persentase 49,74% dan sesudah penerapan GCG di tahun 2012-2014, penerapannya sangat baik dengan persentase 53,57%. 2) Persepsi masyarakat terhadap PDAM Kota Palopo adalah tergolong baik dengan persentase 50,27%. 3) Kinerja keuangan di PDAM Kota Palopo tergolong kurang dengan memperoleh nilai dari aspek keuangan 45, disebabkan penurunan setiap tahunnya indikator profitabilitas seperti NPM,ROA dan ROE.4) Penerapan GCG tidak memiliki hubungan yang kuat terhadap kinerja keuangan dikarenakan hubungan positif rendah dari pra dan pasca implementasi GCG di PDAM hanya memperkuat di bagian administrasi, sedangkan di kinerja keuangan tidak sejalan.Kata Kunci : Good Corporate Governance, Persepsi Masyarakat, Kinerja Keuangan.DAFTAR PUSTAKAAdi Nugroho, Faisal, Analisis pengaruh Corporate Social Responbility dan karakteristik Good Corporate Governance tehadap kinerja Perusahaan (Studi empiris pada perusahaan manufaktur di BEI tahun 2012), Skripsi, Universitas diponegoro Semarang, 2014.Anton, Analisis Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan, Universitas AKI, vol 3. nomor 1, 2012.Aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia, http://www.yufid.orgAriani Dian, Persepsi masyarakat umum terhadap Bank Syariah di Medan, Tesis, UniversitasSumatera Utara, 2007.Ayu Lestari, Tiara, Pengaruh Efektivitas Pengendalian Intern Terhadap Penerapan Prinsip- Prinsip Good Corporate Governance, Jurnal Akutansi, Universitas Komputer Indonesia, 2014.Departemen Agama RI, Al-Hikmah Al-Qur’an Dan Terjemahnnya, Bandung: Diponegoro,2015.Efendi, Muh. Arief, The power of Good Corporate Governance: Teori dan implementasi, Jakarta: Salemba Empat, 2009.Fajaruddin,  Ahmad,     Implementasi  GCG  dalam     Perspektif     Islam  (Studi  Kasus  di RS.’Aisyiyah Bojonegoro), Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, Institut Studi Islam Darussalam Gontor, 2014.Harian      Medan      Bisnis,”Good      and      Clean      Governance,”      03      Juni      2015.http://mdn.biz.id/n/167128/ (24 Agustus 2016)Kaihatu, Thomas S., Good Corporate Governance dan Penerapannya di Indonesia, JurnalManajemen dan Kewirausahaan, Universitas Kristen Petra Surabaya. vol 8. nomor 1,2006.Kementerian BUMN, Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara tentang Penerapan  Tata  Kelola  Perusahaan  yang  Baik  (Good  Corporate  Governance), nomor. PER-01/MB/2011.Kementerian Dalam Negeri, Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pedoman KinerjaPerusahaan Daerah Air Minum, Nomor 47 Tahun 1999.Komite  Nasional  Kebijakan  Governance,  Pedoman  Umum  Good  Corporate  GovernanceIndonesia, https://www.knkg-indonesia.com 2015.Monisa Wati, Like, Pengaruh Praktek Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan  Perusahaan  di  Bursa  Efek  Indonesia,  Jurnal  Manajemen,  Universitas Negeri Padang. vol 1. nomor 1, 2012.Nazir, Moh., Metode Penelitian, Bogor: Ghalia Indonesia, 2005.Nuryanto,      Yahya      “Dasar      Kinerja      Keuangan,”      Blog      Yahya      Nuryanto.http://yanurto.blogspot.co.id/2010/12/dasar-kinerja-keuangan.html, 2015.Okkyrianto, Rico, Pengaruh Good Corporate Governance terhadap kinerja keuangan perusahaan,  Jurnal  Ekonomi  dan  Bisnis,  Universitas  Brawijaya  Malang.  vol  2. Nomor 2, 2014.Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah (Makalah, Skripsi, dan Tesis), STAIN Palopo, 2012. Purwana Harahap, Rinto, Analisis hukum   penerapan Tata kelola Perusahaan Yang Baik(Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Daerah (studi pada PT. Perkebunan Sumatera Utara), Skripsi, Universitas Sumatera Utara, 2011.
PENGARUH PROFITABILITAS DAN GROWTH ASSET TERHADAP STRUKTUR MODAL(PERSPEKTIF PECKING ORDER THEORY) .... .....
Journal Of Institution And Sharia Finance Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.647 KB) | DOI: 10.24256/joins.v2i2.1470

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the effect of profitability and growth assets on capital structure from the perspective of pecking order theory. The population consists of all companies manufacturing basic and chemical industrial sectors and various industrial sectors which are listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2013-2016. The sample is determined based on purposive sampling technique so that the number of samples is 59 companies. The type of data used is panel data (a combination of time series and cross sections). The method of data collection is done by downloading a summary of financial statements on the Indonesia Stock Exchange's website. To answer the objectives above, this study uses linear multiplie regression. Research findings that profitability has a negative effect on capital structure. Growth assets have a positive effect on capital structure. Thus, these findings support pecking order theory.Keywords: Profitability, Growth Asset, Capital Structure, Pecking Order Theory Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh profitabilitas dan growth asset terhadap struktur modal dari perspektif pecking order theory. Populasi terdiri dari seluruh perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia dan sektor aneka industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2016. Sampel ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 59 perusahaan. Jenis data yang digunakan yaitu panel data (gabungan antara time series dan cross section). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara mendowload ringkasan laporan keuangan di website Bursa Efek Indonesia.Untuk menjawab tujuan diatas maka penelitian ini menggunakan multiplie regression linier. Temuan penelitian bahwa profitabilitas berpengaruh negatif terhadap struktur modal. Growth asset berpengaruh positif terhadap struktur modal. Dengan demikian, temuan ini mendukung pecking order theory.Keywords: Profitabilitas, Growth Asset, Struktur Modal, Pecking Order TheoryDAFTAR PUSTAKAFirnanti, F. 2011. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Bisnis dan Akuntansi. 13(2):119-128Ghozali, I. 2014. Ekonometrika (Teori, Konsep dan Aplikasi dengan IBM SPSS 22. Undip, SemarangHorne, J.C.V., dan Wachowicz, J.M. 2013. Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan. Edisi 13 Buku 2. Jakarta: Salemba EmpatJensen, M., dan Meckling, W. 1976. Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Cost, and Capital Structure. Journal of Financial Economic. 3(4):305-360Modiagliani, F., dan Miller, M.H. 1958. The Cost of Capital, Corporation Finance and the Theory of Investment. The American Economic Review. 48(3):261-297Kartika. A. 2016. Pengaruh Profitabilitas, Struktur Aset, Pertumbuhan Penjualan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Infokam. 1:49-58Myers, S.C. 1984. The Capital Structure Puzzle. Journal of Finance. 39(3):575-592Munandar, A. 2014. Effect of Size, Profitability, and Growth Rate Towards Capital Structure. Jurnal Dinamika Manajemen. 2(3):153-159Nuswandari, C. 2013. Determinant Struktur Modal Dalam Perspektif Pecking Order Theory dan Agency Theory. Dinamika Akuntansi, Keuangan dan Perbankan. 2(1):92-102Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta