Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KARAKTERISTIK PENDERITA YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PEMBESARAN PROSTAT JINAK Farah Diba
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.233 KB) | DOI: 10.35451/jkg.v1i2.121

Abstract

Benign prostate enlargement is a global problem in older men. The risk of benign prostate enlargement is usually experienced by those in adulthood whose risk percentages vary. As a result, it also depends on how much the risk is suffered, only a small percentage of patients show clinical symptoms, which are associated with suppression of the urethra resulting in difficulty urinating or urinary retention. These two problems/complaints can be complicated by dilation to bladder hypertrophy, hydroureter, hydronephrosis, prostatitis, kidney infection, stones and infarction. This study used 100 sample people who examined themselves at the Urology Poly of the Second Level Hospital in the Kesdam I/BB Putri Hijau, Medan. The results of this study indicate that of the four characteristics analyzed, only two factors can provide a risk of benign prostate enlargement, namely age and family track record of patients with benign prostate enlargement. Two other factors, such as obesity and marital status do not provide a risk for benign prostate enlargement.
ANALISA TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DI PUSKESMAS KEBUN LADA Farah Diba
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 11 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v11i2.494

Abstract

Imunisasi adalah kisah sukses kesehatan dan pembangunan global yang menyelamatkan jutaan nyawa setiap tahun. Faktor pengetahuan ibu, salah satu faktor yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisa tingkat pengetahuan ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar di Puskesmas Kebun Lada Tahun 2022. Metode penelitian ini adalah analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 28 responden yaitu seorang ibu yang memiliki bayi usia 12 – 24 bulan di Puskesmas Kebun Lada. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menggunakan kuesioner pengetahuan ibu mengenai imunisasi dasar. Hasil penelitian didapatkan dengan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Somers d, didapatkan nilai p sebesar 0,078 (p>0,05). Kesimpulan tidak terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar di Puskesmas Kebun Lada Tahun 2022.
Analisis Uji Sampel Merek Rokok Terhadap Ketahanan Kemampuan Toleransi Keping Darah Remaja Parsial 17-21 Tahun Kecamatan Medan Johor Kab. Deli Serdang Farah Diba
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i1.7908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hasil uji Analisis Uji Sampel Merek Rokok Terhadap Ketahanan Kemampuan Toleransi Keping Darah Remaja Parsial 17-21 Tahun Kecamatan Medan Johor Kab. Deli Serdang. Dimana uji tersebut melibatkan total sampel dari jumlah populasi yang dari remaja yang didata untuk menguji bagaimana kebiasaan mereka dalam merokok dan ketahanan kemampuan toleransi keping darah mereka dilihat dari beberapa merek rokok pada umur mereka termasuk golongan parsial di 17-21 tahun. Sampel yang digunakan adalah seluruh populasi remaja yang telah didata sesuai dengan umur parsial masing-masing dikelompokkan menjadi 5 bagian yaitu 17,18, 19, 20, 21 tahun. Hasil penelitian diuji secara analisa Data Statistik menggunakan Teori Duncan – Rancangan Acak Lengkap (RAL). Nilai Indeks tertinggi terdapat pada rokok Marlboro dengan nilai indeks sebesar 39 orang pada semua umur remaja. Nilai Indeks urutan kedua terdapat pada rokok Djarum Black dengan nilai indeks sebesar 26 orang pada semua umur remaja.Dari kesimpulan penelitian bahwa mereka cenderung kurang berminat pada rokok Vape (elektrik ) karena kurang memiliki rasa yang kuat dan dapat dilihat dari jumlah yang diperoleh yaitu 14 orang.. Dari hasil uji analisis sampel rokok yang dikonsumsi remaja dapat disimpulkan bahwa remaja parsial lebih menyukai rokok yang berkadar nikotin tinggi daripada yang berkadar rendah sebesar 40%