This Author published in this journals
All Journal Media Pustakawan
Dian Novita Fitriani
Kappa Sigma Kappa Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesetiaan dalam Jalan Kepustakawanan: Studi Life History Blasius Sudarsono Dian Novita Fitriani
Media Pustakawan Vol 25, No 3 (2018): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.125 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i3.203

Abstract

Abstrak Studi ini bertujuan untuk memberikan referensi dan pembelajaran bagi calon pustakawan, pustakawan muda, maupu pustakawan yang telah senior untuk memaknai kepustakawanan yang sedang dijalani. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah life history. Dalam ilmu antropologi budaya, life history lebih sering dikenal dengan istilah individual’s life history, dimana pendekatan ini didapatkan dari apa yang dialami oleh individu-individu tertentu sebagai warga dari suatu masyarakat yang menjadi obyek penelitian. Dari penelitian ini didapatkan bahwa selama 45 tahun Blasius Sudarsono menekuni bidang kepustakawanan menunjukkan sebuah pengabdian yang tulus dengan praktek yang menyeluruh untuk kepustakawanan Indonesia. Awal menekuni profesi pustakawan, BS mengaku menjalaninya dengan terpaksa. Namun ia memiliki prinsip bahwa, baginya laki-laki yang dipegang adalah omongannya. Sehingga pernyataan “ya” ketika awal memutuskan untuk menekuni profesi ini menjadi tuntutan bagi dirinya untuk setia pada kepustakawanan. Pernyataan “iya” baginya memiliki hubungan yang erat, melekat dan tidak dapat dipisahkan atau ineren dengan kesetiaan. Seseorang dikatakan setia ketika ia memiliki penyebab yang membuat ia setia. Bagi BS, ia mendapatkan nafkah dari bidang kepustakawanan sehingga ia harus memikirkan bidang tersebut. Selain itu, kesetiaan juga dibuktikan dengan pengabdian terhadap bidang tersebut dan diekspresikan dalam berbagai cara dan praktek. Bagi BS, hidupnya memang ditakdirkan untuk memikirkan kepustakawanan. Bahkan penghargaan life achievement, dimaknainya sebagai “penjara seumur hidup” baginya untuk memikirkan kepustakawanan Indonesia. Meskipun awalnya BS menjalani profesi pustakawan dengan terpaksa, namun dalam perjalanannya ia mampu memberikan yang terbaik dan menjadi yang terbaik.
Hubungan Open Access Institutional Repository (OAIR) dengan Produktivitas Ilmiah pada Dosen di Perguruan Tinggi Bulqis Khumairo; Dian Novita Fitriani
Media Pustakawan Vol 26, No 4 (2019): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5506.776 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v26i4.662

Abstract

OA becomes a new model in the scientific communication process. In various studies show that OA gives the impact of increasing research by giving free access to articles for all who are interested. The OA movement is not only limited to the process of disseminating and promoting work from the research community, but has evolved into individual institutional repositories, electronic archives of research results of staff working on these institutions. Some academic libraries have begun to develop Open Access Institutional Repositories (OAIR). Along with the development of OAIR, the academic community is demanded to be productive in conducting scientific publications. The development of OAIR and scientific publications are very important components in scientific communication. This study aims to determine whether there is a relationship between the availability and accessibility of OAIR with the scientific productivity of lecturers. The method used in this research is descriptive quantitative. The number of respondents was 70 lecturers from 3 universities who presented the 2018 SINTA Awards, namely the University of Indonesia, UIN Sunan Gunung Djati and the Ministry of Health II Jakarta Poltekkes. Data collection is done by using questionnaires in the form of online and offline. The results of this study indicate that the availability and accessibility of the OAIR system has a multiple correlation coefficient of 0.812 and a significance value of 0,000, so there is a positive influence and has a very strong relationship on scientific productivity among lecturers.