This Author published in this journals
All Journal Media Pustakawan
Mariana Ginting
Perpustakaan Nasional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menguak Tabir Informasi Koleksi Langka dan Antik (Rare and Atiquarian Collections) Perpustakaan Nasional RI Indah Purwani; Mariana Ginting
Media Pustakawan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v22i1.800

Abstract

Abstrak Tabir yang menyelimuti koleksi langka dan antik Perpustakaan Nasional RI  dirasa masih kurang dipahami oleh sebagian besar masyarakat, karena kekurangan informasi apa dan bagaimana sebenarnya koleksi langka itu. Buku langka dan antik merupakan sebagian besar dari koleksi yang ada di Perpustakaan Nasional RI sekarang ini sebenarnya dihimpun dan dikumpulkan sejak jaman penjajahan Belanda. Dari sebagian besar koleksi tersebut berisi berbagai disiplin ilmu yang bisa dijadikan sebagai bahan acuan penelitian bagi generasi yang akan datang. Dengan jumlah koleksi yang cukup fantastik lebih kurang satu setengah juta judul, generasi muda diharapkan mampu menguak tabir  informasi yang terkandung didalamnya karena, sejuta informasi yang sangat berharga ada didalam koleksi tersebut dan  berbagai tantangan dalam penelusurannya  juga merupakan satu kendala karena bahasa yang notabene bahasa Belanda, Jepang, Inggris, Arab, Kamboja. Semua koleksi langka dan antik ditampung dan dikelola oleh perpustakaan Nasional RI dengan sistem penyimpanan tersendiri dan mempunyai ciri khas dalam penelusurannya. Kendala dalam mengelola koleksi langka dan antik masih ditemui dilapangan karena masih banyak orang yang belum paham akan arti koleksi langka dan antik serta bagaimana cara merawatnya terutama pada koleksi pribadi, tetapi disisi lain belum mau menyerahkan kepada Perpustakaan Nasional RI  karena ada nilai  informasi atau sejarah dan nilai nominal yang tak ternilai di dalamnya. Perpustakaan Nasional RI sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam mengelola dan menangani koleksi langka tersebut harus tetap eksis dalam penanganannya agar prospek kedepan tetap lestari dan tabir yang selama ini melingkupi koleksi langka dan antik segera terkuak  dan bisa didayagunakan  lebih optimal  oleh pemustaka, masyarakat dan generasi penerus sebagai bahan penelitian.
Kataloging e-Resources: Ekspansi pustakawan dalam mengolah bahan perpustakaan sumber elektronik Indah Purwani; Mariana Ginting
Media Pustakawan Vol 20, No 1 (2013): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.69 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v20i1.897

Abstract

Perpustakaan Nasional RI dibangun dan diselenggarakan atas dasar pemikiran bahwa sebagai bangsa yang merdeka mempunyai tanggung jawab untuk menampung dan menyimpan semua terbitan dalam negeri maupun luar negeri yang bernilai tinggi, dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan masyarakat dunia secara menyeluruh. Namun, apakah perpustakaan yang sudah didirikan dan ditumbuhkembangkan dengan berbagai upaya, daya, sarana dan prasarana yang dimiliki dijamin berhasil baik? Hal ini bergantung pada pengelola dan respon masyarakat. Seperti diketahui bersama, Perpustakaan Nasional RI sudah mengembangkan aplikasi teknologi e-Library atau perpustakaan digital, dengan mengoleksi koleksi bahan perpustakaan sumber elektronik untuk mendukung pelayanan yang berkualitas secara menyeluruh (total quality service) dalam memenuhi kebutuhan informasi bagi pemustaka. Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi pustakawan untuk lebih menunjukkan kiprahnya, bahwa pustakawan mau mengembangkan sayapnya untuk menggali kemampuannya agar bisa mengimplementasikan apa yang menjadi tujuan organisasi perpustakaan di masa depan. Hingga saat ini koleksi bahan perpustakaan jenis e-resources dan pengolahannya masih terbatas dan belum dipahami oleh sebagian besar pustakawan secara menyeluruh, maka dibutuhkan usaha guna mengatasi berbagai masalah dalam mengolah bahan perpustakaan e-resources, khususnya dalam kataloging bahan perpustakaan sumber elektronik.