Joko Supriyanto
Universitas Siber Muhammadiyah

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan memodifikasi mesin cuci satu tabung manual ke otomatis menggunakan ESP8266 Joko Supriyanto
Journal of Cyber Health and Computer Vol 1 No 1 (2023): Journal of Cyber Health and Computer (JOCHAC)
Publisher : SIBER PRESS Universitas SIBERMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64163/jochac.v1i1.9

Abstract

Kebutuhan peralatan serba otomatis di jaman sekarang sudah tidak terelakkan lagi, dengan perancangan program memodifikasi mesin cuci satu tabung menjadi otomatis maka akan berdampak ke harga mesin otomatis semakin terjangkau dan bisa dirasakan disemua kalangan. Dengan menggunakan ESP8266 dan diprogram menggunakan Arduino IDE yang open source maka dihasilkan total biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 126.000 sangat terjangkau daripada harus membeli peralatan mesin cuci dengan fungsi serupa yang harganya bisa diatas Rp 5.000.000, disatu sisi membuat masyarakat kreatif dan bisa mengenalkan prmrograman sejak dini. Melakukan perancangan sistem terlebih dahulu dengan membuat blok diagram beserta flowchart maka proses pengembangan peralatan akan jauh lebih mudah, cepat, efisien. Perancangan program dengan membuat Flowchart terlebih dahuu maka proses membuat program akan lebih mudah, bisa dikerjakan oleh siapapun serta bisa diterapkan mengguankan bahasa pemrograman jenis apapun
Perancangan Login Hotspot menggunakan Mikrotik untuk meningkatkan keamanan dan layanan di Universitas Siber Muhammadiyah Joko Supriyanto; Andi Sugandi
Journal of Cyber Health and Computer Vol 2 No 1 (2024): Journal of Cyber Health and Computer (JOCHAC)
Publisher : SIBER PRESS Universitas SIBERMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64163/jochac.v2i1.15

Abstract

Peningkatan jumlah pengguna internet dewasa ini membantu perkembangan media konektifitas internet. Dengan tingkat mobilitas yang tinggi, banyak orang lebih memilih media berbasis nirkabel daripada media berbasis kabel. Para penyedia layanan nirkabel ini menggunakan berbagai metode autentikasi, termasuk satu kunci, atau kata sandi, dan metode enkripsi seperti WEP dan WPA. Penggunaan autentikasi termasuk satu kunci, atau kata sandi untuk semua pengguna dirasa kurang aman dan kurang personal, Sehingga diperlukan cara lain yaitu dengan menggunakan satu kata sandi untuk satu pengguna. Pengguna harus memiliki akun dan password yang dibuat oleh pengelola hotspot sebelum dapat menggunakan layanan ini. Berdasarkan dari masalah tersebut diperlukan perancangan sistem berupa penggunaan halaman login saat pengguna menggunakan jaringan nirkabel di Universitas Siber Muhammadiyah dengan memanfaatkan fitur hostspot yang ada di Mikrotik, Hasil dari penelitian ini diharapkan ada hasil rancangan jaringan hotspot yang bisa digunakan sebagai referensi para administrator jaringan.
PENGETAHUAN MAHASISWA MENGENAI ISU KEAMANAN SEKURITI PADA PUSAT DATA NASIONAL: RANSOMWARE Latifah Iriani; Ridho Surya Kusuma; Muhammad Immawan; Rakhmat Prasetyo Agung Nugroho; Joko Supriyanto; Andi Sugandi
Empowerment Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v6i1.2395

Abstract

The National Data Center (PDN) is a vital infrastructure that is vulnerable to various cybersecurity threats, including ransomware. This study aims to measure the improvement of students’ knowledge regarding cybersecurity after participating in a webinar-based educational activity. The research employed a quasi- experimental method with a one-group pre-test–post-test design involving 50 students from two universities. The research instrument consisted of pre-test and post-test questions administered before and after the webinar. The results showed a significant improvement, with the average pre-test score of 52.5 increasing to 85.3 in the post- test, indicating a gain of 32.8 points. In addition, the number of participants achieving perfect scores increased from 3 to 11, and almost all participants experienced score improvements. These findings indicate that webinars are effective in enhancing students’ knowledge of cybersecurity, particularly ransomware threats to the PDN.