Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekayasa Software Book Check Out Security Terintegrasi dengan Otomasi untuk Meningkatkan Keamanan Bahan Pustaka di Perpustakaan Yasin Setiawan
Media Pustakawan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1436.776 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v22i1.798

Abstract

Abstrak Peningkatan jumlah kunjungan pemustaka di perpustakaan menyebabkan angka sirkulasi bahan pustaka menjadi tinggi. Tingginya angka sirkulasi ini mengakibatkan tinggi pula resiko kehilangan bahan pustaka. Studi kasus di Perpustakaan Universitas Riau, Pekanbaru, angka  kunjungan terjadi peningkatan dari 186 orang perhari di tahun 2013 menjadi 415 orang di tahun 2014. Dari peningkatan angka tersebut dapat diprediksi angka resiko kehilangan bahan pustaka juga berpotensi meningkat. Cara efektif untuk menghindari kehilangan bahan pustaka adalah pengecekan di pintu keluar terhadap aset perpustakaan yang dibawa oleh pemustaka. Namun agar pengecekan atau validasi dapat dilakukan dengan akurat maka diperlukan sistem yang dapat melakukan validasi secara otomatis dan terintegrasi dengan sistem otomasi yang telah ada. Pada kasus ini, sistem otomasi yang sedang berjalan adalah jenis web base, maka perancangan sistem pendukung ini juga harus dikembangkan dengan teknologi web base, yang meliputi perancangan perangkat keras (hardware), perencanaan perangkat lunak (software) serta perancangan jaringan komputer (netware). Perangkat keras yang disiapkan adalah perangkat server yang terdiri dari mesin server yang didukung oleh software LAMP (Linux, Apache MySQL and PHP). Di sisi pengguna (client) terdiri dari  PC (Personal Computer), Barcode Reader, Gate dan Networking Infrastructure. Dari hasil rancangan dalam penelitian ini, diperoleh prototype  book Check Out Security  yang berhasil diterapkan di Perpustakaan.
KONDISI UMUM HUTAN MANGROVE DI PROVINSI RIAU BERDASARKAN RISET DI BEBERAPA TITIK Yasin Setiawan; Yusri Yusri; Sukendi Sukendi
KOLABORATIF: Jurnal Isu Sosial dan Tinjauan Kebijakan Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/kolaboratif.v3i2.68

Abstract

Mangrove forests in Riau Province play a vital role in carbon sequestration, coastal protection, and marine biodiversity conservation. This research examines the general condition of mangrove forests in Riau Province through literature review and content analysis of scientific articles published between 2017-2021. With a total area of 138,434 hectares distributed across seven regencies and cities, Riau's mangrove forests demonstrate significant carbon storage capacity, estimated at approximately 148 million tons of CO2 absorption. The research focuses on multiple observation points including Indragiri Hilir, Siak, Dumai, and Kepulauan Meranti to assess mangrove density, vegetation diversity, and ecological conditions. The findings reveal a concerning trend of declining mangrove coverage over the years, with vegetation area decreasing from 9,759 ha in 1997 to 7,875 ha in 2019 in Pulau Rangsang alone. Industrial activities, particularly oil industries operating in Riau Province, have been identified as significant factors affecting mangrove quality through heavy metal contamination (Pb), pH changes, and dissolved oxygen levels in coastal waters. Despite these challenges, mangrove forests in Riau continue to support diverse marine biota, with studies documenting 14 true mangrove species and 8 associated species in Sungai Pakning, and various zooplankton communities in Bandar Bakau. The research underscores the urgent need for comprehensive conservation policies and rehabilitation efforts to preserve Riau's mangrove ecosystems and their critical environmental functions.