Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DESA FAMILY FARMING : SARANA MEWUJUDKAN KEADILAN SOSIAL DALAM REFORMA AGRARIA YANG BERKELANJUTAN Ria Karlina Lubis
Literasi Hukum Vol 3, No 2 (2019): Literasi Hukum
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.308 KB)

Abstract

Kebijakan reforma agraria selalu menjadi agenda setiap kabinet pemerintahan. Setiap kebijakan selalu dielaborasi menjadi pprgram dan kegiatan. Berkaitan dengan perwujudan keadilan sosial, program dan kegiatan yang diciptakan haruslah bersifat berkelanjutan. Sementara itu, negara-negara telah menjadikan tujuan pembangunan berkelanjutan sebagai agenda bersama. Dicanangkan pula konsep dan model untuk mewujudkan tujuan bersama tersebut, salah satunya adalah family farming. Perlu dilihat kesesuaian antara konsep global tersebut dengan kebijakan nasional khususnya bidang reforma agraria.
Sound Governance: Model Kolaborasi Multilevel sebagai Upaya Pencegahan Korupsi dalam Pemerintahan Desa: - Nike Mutiara Fauziah; Ria Karlina Lubis
Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara) Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara (ASIAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47828/jianaasian.v10i2.115

Abstract

There is a direct impact between governance and corruption. They also evolve over time. For governance, the development of the concept has brought us to Sound Governance, a concept that is suitable and responds to international norms of governance. While the development concept has concluded the Sustainable Development Goals (SDGs), one of the Goals is the establishment of a strong institution. This work was conducted in the law and policy framework using regulations and public policy as the main reference for analyzing and evaluating purposes. The result has shown that implementation of Sound Governance with the adoption of Goal 16 target and indicator is the useful mean for corruption prevention and the for village governance.
Peningkatan Kapasitas UMKM Disabilitas Kota Magelang Melalui Pendampingan Pendirian Koperasi Disabilitas Kota Magelang Yulida Army; Ayunda Putri Nilasari; Risma Wira Bharata; Panji Kusuma Prasetyanto; Ria Karlina Lubis
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2480

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dari usaha dagang (catering, craft, pulsa, furniture, pot bunga) dan jasa (jasa pijat) yang dimiliki penyandang disabilitas di kota Magelang antara lain keterbatasan modal yang dimiliki karena untuk mengakses pinjaman kredit diPerbankan dengan berbagai administrasi dan jaminan yang begitu kompleks, belum adanya koperasi penyandang disabilitas di kota Magelang sehingga UMKM disabilitas kesulitan modal dan pemasaran, belum ada pelatihan dari pemerintah terkait pemberdayaan disabilitas, tingkat produktifitas masih kurang, dan tingkat ketergantungan masih tinggi. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk mencapai kesejahteraan penyandang disabilitas dengan meningkatkan kapasitas UMKM yang dikelola disabilitas mengenai hal-hal terkait (a) motivasi pentingnya koperasi disabilitas di kota Magelang, (b) pendampingan mendirikan koperasi disabilitas kota Magelang, (c) menghubungkan koperasi disabilitas tersebut dengan pihak–pihak terkait dalam pengelolaannya. Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode pelaksanaan ceramah, tutorial, dan diskusi. Hasil pengabdian ini adalah memiliki motivasi usaha untuk kemandirian disabilitas, meningkatkan pemahaman tentang perkoperasian, dan menyiapkan persyaratan pendirian koperasi. Tindak lanjut dari program pengabdian ini adalah melengkapi persyaratan administrasi mulai dari pembuatan rencana usaha, pembuatan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, dan pendaftaran badan hukum ke notaris.