A. A. Gede Agung, Agung Adithya Pt. Nanci Riastini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH SIKLUS BELAJAR BERBASIS TRI PRAMANA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN SAWAN Pt. Nanci Riastini, Agung Adithya, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.710

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung, 2) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana, 3) perbedaan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD gugus V Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus V Kecamatan Sawan yang berjumlah 97 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 2 Sangsit sebanyak 26 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 5 Sangsit sebanyak 27 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda dan uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran langsung cenderung rendah, 2) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana cenderung tinggi, 3) terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung.   Kata kunci: siklus belajar, berpikir kritis  
PENGARUH SIKLUS BELAJAR BERBASIS TRI PRAMANA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN SAWAN Pt. Nanci Riastini, Agung Adithya, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.710

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung, 2) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana, 3) perbedaan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD gugus V Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus V Kecamatan Sawan yang berjumlah 97 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 2 Sangsit sebanyak 26 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 5 Sangsit sebanyak 27 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda dan uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran langsung cenderung rendah, 2) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana cenderung tinggi, 3) terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung.   Kata kunci: siklus belajar, berpikir kritis