Dewi Rahmawaty
Desain Busana, Desain Produk, Sekolah Tinggi Desain Interstudi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP PEMBUATAN SENDAL HOTEL WARGA BINAAN LAPAS KLAS II SALEMBA JAKARTA Dewi Rahmawaty
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2020): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v1i3.1191

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pelaksanaan pendidikan keterampilan di Lapas Klas II Salemba tahun 2016. Adapun kajian pokoknya pada proses pembelajaran keterampilan dan efektifitas daripembelajaran tersebut. Secara umum proses pembelajaran pendidikan keterampilan dapat dikatakan baik dan lancar. Hal ini terlihat pada apa yang direncanakan narasumber bidang ketrampilan dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Kesesuaian antara metode mengajar dengan materi pelajaran sangat tepat dengan alokasi waktu yang diberikan. Sehingga hal ini menjadi indicator efektifnya proses pembelajaran keterampilan yang memadai dalam rangka mempersiapkan memasuki dunia bebas setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan. Selain mempunyai keterampilan juga memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kuat terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa. Sehingga keseimbangan IPTEK dan Imtaq menjadi barometer bagi warga binaan. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui proses pembelajaran a) Populasi : yang menjadi instrument dalam penelitian ini adalah Warga Binaan Lapas Klas II Salemba Jakarta b) sampel : dalam penelitian ini sampel diambil 20 warga binaan lapas Salemba 2) Waktu dan Tempat Penelitian, penelitian ini dilakukan Bulan Oktober 2017 – Oktober 2018, bertempat di Lapas salemba Jakarta, 3) Metode Penelitian ; Wawancara Observasi dan Dokumentasi Hasilnya menunjukan bahwa latar belakang diselenggarakannnya pendidikan ketrampilan adalah membekali warga binaan ketrampilan kecakapan hidup yatiu sandal hotel yang diharapkan sebagai bekal warga binaan yang dapat digunakan setelah bebas dari lembaga pemasyarakatan. Sehingga aspek ini dapat dijadikan kekuatan pembebas dari kemiskinan dan keterbelakangan ekonomi. Adapun proses pelaksanaan pendidikan ketrampilan di Lapas Klas II Salemba berjalan baik dan lancar. Hal ini terlihat pada kesesuaian antara metode mengajar dengan materi dan jumlah waktu yang disediakan. Berdasarkan hal tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pendidikan ketrampilan di Lapas Klas II Salemba Jakarta dapat dikatakan efektif pelaksanaannya karena apa yang direncanakan narasumber telah sesuai dengan tujuan pembelajaran yang diinginkan dan standar kompetensi yang dipersyaratkan.
PEMANFAATAN UJI KOMPETENSI DENGAN GOOGLE FORM PADA PEMBELAJARAN PELATIHAN KEMANDIRIAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) JAKARTA Dewi Rahmawaty
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i1.1484

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan google form saat ujian pada saat pelaksanaan Pelatihan Kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Jakarta Tahun 2021. Pelatihan kemandirian merupakan suatu pelayanan bagi warga binaan berupa pelatihan kemandirian di bidang manufaktur seperti kegiatan kecakapan hidup pengelasan, perbaikan ac, pembuatan kandang burung, dan lain lain bidang jasa seperti barber shop, digital printing, sablon dan lain lain. Bidang agrobisnis seperti budidaya tanaman dan budidaya ikan, ayam, dan lain lain, dan terakhir bidang boga mulai dari masakan nusantara, internasional, kue basah dan kue kering serta minuman kekinian dan jamu aserta barista. Setelah warga binaan mendapatkan materi pelatihan akan diakhiri dengan ujian, dan pelatihan kemandirian menggunakan layanan google form sebagai alat untuk mengambil nilai, selain hemat waktu, tenaga, juga dalam apliaksi google form bisa langsung di skoring, sehingga dapat dilihat statistik nilai dari jenis pelatihan bidang yang mendapatkan skor dari masing masing warga binaan sebagai peserta. Pada pelatihan kemandirian ini bidang tata boga yang mendapatkan nilai tertinggi sampai 100 dari 1 warga binaan dan nilai yang sering muncul di skor 80, sedangkan bidang dengan tingkat skoring terendah dari bidang lain yaitu pengelasan dengan skor tertinggi 75 dan skor terendah 40. Bidang lainnya seperti sablon dan pembuatan hand saniziter berada dengan nilai yang sering muncul atau modus 85.