Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Liquidity, Solvability, and Profitability Ratio Analysis towards Financial Performance Bagus Sholaeman; Risal Rinofah; Alfiatul Maulida
Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 5 No 3 (2021): December
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.302 KB) | DOI: 10.36555/almana.v5i3.1602

Abstract

A cooperative is a collection of people with social characteristics who work together based on the principles of kinship and cooperation to advance the interests of cooperative members. This study aims to analyze the financial performance of BMT Projo Artha Sejahtera in Bantul by using financial ratios. The analytical method used in this research is a descriptive quantitative analysis using the measurement of liquidity ratios, solvency ratios, and profitability ratios. The analytical tool used in paying short-term obligations by using the Current Ratio and Quick Ratio of the liquidity ratio. Based on the research results, it can be concluded that seen from the liquidity ratio, the Current Ratio and Quick Ratio have decreased every year. The increase in this ratio shows that the company is not performing well because the cooperative has not been able to pay its current obligations. Judging from the solvency ratio, the Total Debt to Total Assets Ratio and Total Debt to Equity Ratio has decreased. The decrease in this ratio indicates a good company performance because of the smaller financial risk. Judging from the profitability ratio, Return On Assets and Return On Equity also increased. The increase in this ratio indicates that performance is good because it is maximum in generating profits.
The Financial Ratio Analysis in Predicting the Conditions of Financial Distress Meilinda Dwi Astuti; Sri Hermuningsih; Alfiatul Maulida
Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 5 No 2 (2021): August
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.98 KB) | DOI: 10.36555/almana.v5i2.1604

Abstract

Financial distress is a stage of decline in a company's financial condition that occurs before bankruptcy or liquidation. The Indicators of financial distress from results of the test scores using financial ratios, financial ratios are figures obtained from results comparisons between one financial statement item and another that have a relevant and significant relationship. The purpose of this study is to examine the effect of financial ratios to predict financial distress on manufacturing companies in Indonesia Stock Exchange. The research population was all manufacturing companies listed on the Indonesia stock exchange, period 2015-2019. The research sample used the purposive sampling technique. The data analysis method used logistic regression analysis. The results showed liquidity, leverage, and activity profitability, respectively simultaneously affect financial distress. Partially profitability has a positive effect on financial distress. Liquidity, leverage, and activity have negatively affected financial distress in manufacturing companies listed on IDX from 2015 to 2019.
Efektifitas Pengembangan Artificial Intelligence (AI) pada Chatbot MbakPia Aliviya Nur Aini; Risal Rinofah; Alfiatul Maulida
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i10.3047

Abstract

Chatbot merupakan salah satu cabang kecerdasan buatan yang diprogram melalui komputer sehingga dapat melakukan dialog dengan manusia pada umumnya melalui pesan teks. Saat ini chatbot telah banyak digunakan untuk berbagai sektor kehidupan, salah satunya pada sektor ekonomi. Chatbot MbakPia merupakan salah satu pengembangan kecerdasan buatan untuk membantu pengembangan UMKM Bakpai Fadila Jogja. Banyak manfaat dan juga keuntungan dari chatbot diantaranya adalah efisiensi biaya dan juga mampu membalas pesan selama 24 jam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektifkah pengembangan Chatbot MbakPia untuk UMKM BakPia Fadila Jogja. Indikator penelitian ini menggunakan indikator dari Kettner, Moroney dan Martin (2008:262) yaitu Effort, Cost-Efficiency, Result, Cost-Effectiviness, Impact. Data diperoleh melalui wawancara yang dilakukan dengan pemilik UMKM Bakpia Fadila. Setelah diperoleh data, maka peneliti memberikan kesimpulan dari hasil wawancara. Hasil peneitian menunjukkan bahwa Effort yang dilakukan tidak efektif, sosialisasi program yang dilakukan kurang maksimal. Cost-Efficiency yang dilakukan tidak maksimal, UMKM Bakpia Fadila Jogja tidak menganggarkan biaya pengembangan Chatbot MbakPia. Result yang diperoleh UMKM Bakpia Fadila Jogja tidak sesuai dengan harapan. Cost-Effectiviness yang diperoleh juga tidak efektif, karena tidak adanya anggaran biaya sehingga biaya yang dikeluarkan tidak bisa dianggap efektif. Impact dari Chatbot MbakPia tidak ada, proses penjualan masih berjalan seperti biasa dan tidak ada perubahan antara sebelum dan setelah pengembangan Chatbot MbakPia.
Tingkat Literasi Keuangan, Kesadaran Finansial, dan Pengalaman Penggunaan Pinjaman Online dalam Meminimalisir Risiko Keuangan Generasi Z M. Defri Novrian; Alfiatul Maulida; Johanes Maysan Damanik
Cakrawala Repositori IMWI 359-368
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i6.827

Abstract

Fenomena pesatnya pertumbuhan layanan pinjaman online di Indonesia telah menciptakan peluang sekaligus tantangan bagi generasi Z, yang dikenal akrab dengan teknologi namun rentan terhadap risiko keuangan akibat rendahnya literasi dan kesadaran finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, kesadaran finansial, dan pengalaman penggunaan pinjaman online terhadap risiko keuangan generasi Z di Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei terhadap 400 responden generasi Z. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan program IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif signifikan, kesadaran finansial berpengaruh negatif signifikan, sedangkan pengalaman penggunaan pinjaman online tidak berpengaruh signifikan terhadap risiko keuangan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap risiko keuangan generasi Z dengan kontribusi sebesar 46,3%. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan kesadaran finansial agar generasi muda dapat menggunakan layanan pinjaman online secara bijak dan menghindari risiko keuangan. Implikasi penelitian dapat menjadi dasar pengembangan program edukasi keuangan yang lebih efektif bagi generasi Z.