Arman Drakel
Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kajian usahatani tanaman tomat terhadap produksi dan pendapatan petani (Studi kasus di Desa Golago Kusuma, Kecamatan Jailolo Timur, Kabupaten Halmahera Barat) Arman Drakel
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 1 (2012)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.1.31-36

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk    mengetahui  usahatani  tanaman tomat terhadap produksi dan  pendapatan  petani di Desa Golago Kusuma, Kecamatan Jailolo Timur, Kabupaten Halmahera Barat. Metode yang dipakai  pengambilan adalah Perpussive sampling atau sampel sederhana pada petani yang berjumlah 20 responden, semuanya dijadikan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani  dalam berusahatani dipengaruhi oleh : a) umur petani responden antara 30 – 37 tahun atau usia muda  sebesar 30 %, golongan umur 38 – 45 tahun atau usia sedang  sebesar 50 %  dan golongan umur 46 – 53 tahun usia  tua sebesar 20 %, b) strata pendidikan petani terdiri dari SLTP 60 % dan SLTP 40 %, c) jumlah tanggungan keluarga lebih sedikit 65 % pada  kisaran sedang 35 % dari kisaran jumlah yang banyak sebesar 0 %,, d) luas yang digunakan berkisar antara 0.10 meter persegi yaitu 95 % dan luas lahan yang berkisar antara 0.25 meter persegi yaitu 5 %, e) pengalaman berusahatani berkisar antara 1 – 4 tahun yaitu 20 % dan antara 5 – 10 tahun yaitu 80 %. Besarnya pendapatan satu kali produksi adalah Rp. 65.542.250,- dengan rata rata pendapatan yang diterima oleh masing masing petani adalah sebesar Rp. 3.277.113,-.
Perspektif pengelolaan lingkungan kawasan pesisir Kota Ternate ditinjau dari sosial ekonomi masyarakat Arman Drakel
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 2 (2012)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.2.46-53

Abstract

Pengelolaan lingkungan Sumberdaya pesisir yang  ada di Kota Ternate selalu  berhubungan langsung dengan manusia atau mahluk hidup lain yang ada diwilayah pesisir. Sebab interaksi manusia dalam lingkungan sumberdaya pesisir dari berbagai aspek pemanfaatan semberdaya ekonomi untuk kelangsungan hidup secara tidak langsung mempengaruhi kualitas lingkungan dikawasan pesisir. Karena pengelolaan sumberdaya pesisir dengan karasteristik ekologi yang memiliki, dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada akan mempengaruhi kelangsungan hidup  keanekaragaman jenis yang ada. Pemanfaatan sumberdaya yang ada dengan   pelestarian lingkungan dilakukan  secara terpadu dan berkesenambungan, akan mengurangi resiko ekologi antar kepentingan sosial ekonomi  manusia maupun mahluk hidup  lainnya. Sebab aspek kepentingan manusia  dalam memanfaatkan sumberdaya pesisir dengan karasteristik wilayah yang ada tetap berlangsung, akan menguras keanekaragaman sumberdaya yang ada, baik aspek  ekologi, ekosistem, dan social budaya dan  ekonomi  masyarakat.
Kebijakan pengelolaan lingkungan hidup berbasis ekonomi sumberdaya di Propinsi Maluku Utara Arman Drakel
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 3, No 1 (2010)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.3.1.90-100

Abstract

Tujuan penulisan ini  adalah untuk menelaah dampak kebijakan pengelolaan ekonomi  lingkungan  di  Maluku  Utara,  serta  untuk  mengkaji  perspektif pemanfaatan  ekonomi  sumberdaya    dengan  sumberdaya  alam,  Dari  kedua aspek ini dianalisa dan dikaji keterkaitan permasalahan yang berhubungan dengan     dampak          dari     pengelolaan     lingkungan     yang     didalam pemanfaatannya  mengandung  ekonomi  sumberdaya  dengan  sumberdaya alam.  Permasalahan  kebijakan  pemerintah  dalam  memanfaatkan  ekonomi sumberdaya  mempengaruhu  kualitas  lingkungan,  karena  semakin  besar potensi  ekonomi  sumberdaya  dan  sumberdaya  yang  dieksplotasi,  semakin besar  pula  dampak    yang  diterima  dilingkungan  yang  mempengaruhi kualitas   hidup   manusia.   Pemanfaatan   ekonomi   sumberdaya   dengan sumberdaya  alam  mengandung  dampak  positif  maupun  negatif,  karena keduanya  berorentasi  kepada  profit  dari  pengelolaan  barang  dan  jasa ekonomi   lingkungan.   Aktifitas   manusia   yang   memanfaatkan   ekonomi sumberdaya dengan mengurasnya potensi sumberdaya alam,  beriimplikasi menurunnya kualitas   lingkungan baik sekarang maupun dimasa yang akan datang. Untuk memulihkan kembali lingkungan sesuai dengan daya dukung dan  daya  tampung,  profit  pemanfaatan  potensi  ekonomi  sumberdaya  dan potensi sumberdaya alam dikembalikan kepada biaya jasa lingkungan untuk peletariannya,  sehingga  daya  dukung  dan  daya  tampung  dapat  pulih kembali.
Kajian usahatani tanaman tomat terhadap produksi dan pendapatan petani (Studi kasus di Desa Golago Kusuma, Kecamatan Jailolo Timur, Kabupaten Halmahera Barat) Arman Drakel
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 1 (2012)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.1.31-36

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui  usahatani  tanaman tomat terhadap produksi dan  pendapatan  petani di Desa Golago Kusuma, Kecamatan Jailolo Timur, Kabupaten Halmahera Barat. Metode yang dipakai  pengambilan adalah Perpussive sampling atau sampel sederhana pada petani yang berjumlah 20 responden, semuanya dijadikan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani  dalam berusahatani dipengaruhi oleh : a) umur petani responden antara 30 – 37 tahun atau usia muda  sebesar 30 %, golongan umur 38 – 45 tahun atau usia sedang  sebesar 50 %  dan golongan umur 46 – 53 tahun usia  tua sebesar 20 %, b) strata pendidikan petani terdiri dari SLTP 60 % dan SLTP 40 %, c) jumlah tanggungan keluarga lebih sedikit 65 % pada  kisaran sedang 35 % dari kisaran jumlah yang banyak sebesar 0 %,, d) luas yang digunakan berkisar antara 0.10 meter persegi yaitu 95 % dan luas lahan yang berkisar antara 0.25 meter persegi yaitu 5 %, e) pengalaman berusahatani berkisar antara 1 – 4 tahun yaitu 20 % dan antara 5 – 10 tahun yaitu 80 %. Besarnya pendapatan satu kali produksi adalah Rp. 65.542.250,- dengan rata rata pendapatan yang diterima oleh masing masing petani adalah sebesar Rp. 3.277.113,-.
Perspektif pengelolaan lingkungan kawasan pesisir Kota Ternate ditinjau dari sosial ekonomi masyarakat Arman Drakel
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 2 (2012)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.2.46-53

Abstract

Pengelolaan lingkungan Sumberdaya pesisir yang  ada di Kota Ternate selalu  berhubungan langsung dengan manusia atau mahluk hidup lain yang ada diwilayah pesisir. Sebab interaksi manusia dalam lingkungan sumberdaya pesisir dari berbagai aspek pemanfaatan semberdaya ekonomi untuk kelangsungan hidup secara tidak langsung mempengaruhi kualitas lingkungan dikawasan pesisir. Karena pengelolaan sumberdaya pesisir dengan karasteristik ekologi yang memiliki, dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada akan mempengaruhi kelangsungan hidup  keanekaragaman jenis yang ada. Pemanfaatan sumberdaya yang ada dengan   pelestarian lingkungan dilakukan  secara terpadu dan berkesenambungan, akan mengurangi resiko ekologi antar kepentingan sosial ekonomi  manusia maupun mahluk hidup  lainnya. Sebab aspek kepentingan manusia  dalam memanfaatkan sumberdaya pesisir dengan karasteristik wilayah yang ada tetap berlangsung, akan menguras keanekaragaman sumberdaya yang ada, baik aspek  ekologi, ekosistem, dan social budaya dan  ekonomi  masyarakat.
Kebijakan pengelolaan lingkungan hidup berbasis ekonomi sumberdaya di Propinsi Maluku Utara Arman Drakel
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 3, No 1 (2010)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.3.1.90-100

Abstract

Tujuan penulisan ini  adalah untuk menelaah dampak kebijakan pengelolaan ekonomi  lingkungan  di  Maluku  Utara,  serta  untuk  mengkaji  perspektif pemanfaatan  ekonomi  sumberdaya    dengan  sumberdaya  alam,  Dari  kedua aspek ini dianalisa dan dikaji keterkaitan permasalahan yang berhubungan dengan     dampak          dari     pengelolaan     lingkungan     yang     didalam pemanfaatannya  mengandung  ekonomi  sumberdaya  dengan  sumberdaya alam.  Permasalahan  kebijakan  pemerintah  dalam  memanfaatkan  ekonomi sumberdaya  mempengaruhu  kualitas  lingkungan,  karena  semakin  besar potensi  ekonomi  sumberdaya  dan  sumberdaya  yang  dieksplotasi,  semakin besar  pula  dampak    yang  diterima  dilingkungan  yang  mempengaruhi kualitas   hidup   manusia.   Pemanfaatan   ekonomi   sumberdaya   dengan sumberdaya  alam  mengandung  dampak  positif  maupun  negatif,  karena keduanya  berorentasi  kepada  profit  dari  pengelolaan  barang  dan  jasa ekonomi   lingkungan.   Aktifitas   manusia   yang   memanfaatkan   ekonomi sumberdaya dengan mengurasnya potensi sumberdaya alam,  beriimplikasi menurunnya kualitas   lingkungan baik sekarang maupun dimasa yang akan datang. Untuk memulihkan kembali lingkungan sesuai dengan daya dukung dan  daya  tampung,  profit  pemanfaatan  potensi  ekonomi  sumberdaya  dan potensi sumberdaya alam dikembalikan kepada biaya jasa lingkungan untuk peletariannya,  sehingga  daya  dukung  dan  daya  tampung  dapat  pulih kembali.