Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

METODE DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING UNTUK ESTIMASI POSISI ROKET MENGGUNAKAN RADAR TRANSPONDER (DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING METHODS FOR ESTIMATING POSITION ROCKET USING RADAR TRANSPONDER) Wahyu Widada
Jurnal Teknologi Dirgantara Vol. 13 No. 2 Desember 2015
Publisher : National Institute of Aeronautics and Space - LAPAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data posisi sistem radar transponder masih mengandung derau signal, oleh karena itu perlu memproses algoritma estimasi dan digunakan untuk mengetahui posisi waktu berikutnya. Tulisan ini membahas estimasi posisi roket dari hasil pengukuran radar transponder dengan menggunakan metode double exponential smoothing. Metode ini diimplementasikan pada hasil pengukuran radar transponder uji terbang roket RX122. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa posisi roket dapat diestimasi menjadi lebih akurat dengan analisa nilai Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 0,67 dan nilai tersebut sekitar 2,2 kali lebih kecil.
METODE ADAPTIF FREKUENSI-CUTOFF UNTUK COMPLEMENTARY FILTER PADA ACCELEROMETER DAN GYROSCOPE UNTUK SUDUT PITCH DAN ROLL WAHANA TERBANG (ADAPTIVE CUTOFF-FREQUENCY METHOD FOR COMPLEMENTARY FILTER OF ACCELEROMETER AND GYROSCOPE FOR PITCH AND ROLL ANGLES FLIGH Wahyu Widada
Jurnal Teknologi Dirgantara Vol.13 No. 1 Juni 2015
Publisher : National Institute of Aeronautics and Space - LAPAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unit pengukuran inersia (Inertial Measurement Unit/IMU) adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mengukur kecepatan, orientasi, dan gaya gravitasi, dengan menggunakan kombinasi sensor accelerometer dan gyroscope, dan juga magnetometer pada wahana terbang. Tulisan ini membahas metode complementary filter dengan variabel adaptif cut-off frequency untuk integrasi sensor accelerometer dan gyroscope pada pengukuran pitch dan roll pada aplikasi wahana terbang seperti roket kendali dan pesawat tanpa awak. Accelerometer dapat digunakan untuk mengukur sudut tetapi terpengaruh oleh derau frekuensi tinggi, sedangkan gyroscope digunakan untuk mengukur sudut tetapi dipengaruhi drift noise. Filter ini dapat mengintegrasikan kedua sensor untuk mengukur sudut dengan lebih akurat, dari hasil percobaan menunjukkan Root Mean Square Deviation (RMSD) menjadi lebih baik sekitar 5,6 kali dibanding dengan pengukuran tanpa menggunakan filter.Kata kunci: Complementary filter, Accelerometer, Gyroscope, Integrasi sensor, Wahana terbang