Wa Ode Anti
Program Studi Agroteknologi, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha. Jl. Letjend Gatot Subroto Km.7 Lasalepa, Raha, Sulawesi Tenggara 93654

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pertumbuhan dan produksi kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) pada berbagai jarak tanam dan dosis bokashi kotoran sapi Wa Ode Anti
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.777 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.11.2.105-115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengkaji pengaruh interaksi antara pemberian jarak tanam dan dosis bokashi kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan produksi kacang hijau. Selain itu untuk mengkaji pengaruh jarak tanam dan dosis bokashi kotoran sapi secara mandiri yang memberikan pertumbuhan dan produksi kacang hijau terbaik. Penelitian ini akan dilaksanakan di Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, berada pada ketinggian 70 meter di atas permukaan laut.  Penelitian ini berlangsung selama empat bulan yaitu mulai bulan Nopember 2017 sampai dengan bulan Maret 2018. Penelitan ini disusun berdasarkan Rancangam Acak Kelompok  (RAK) dengan pola Faktorial yang terdiri dari dua faktor.  Faktor pertama adalah jarak tanam (J) yang terdiri atas empat level yaitu jarak tanam 30x20 cm (J1), jarak tanam   30x30  cm (J2), dan jarak tanam 40x30 cm (J3). Faktor ke dua adalah dosis bokashi kotoran sapi (B) yang terdiri atas tiga level perlakuan yaitu tanpa bokashi kotoran sapi (B0), bokashi kotoran sapi dengan dosis 5 ton ha-1 (B1), dan bokashi kotoran sapi dengan dosis 10 ton ha-1 (B2).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa interkasi antara jarak tanam dan dosis bokashi kotoran sapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang tetapi berpengaruh nyata terhadap jumlah polong yang terbentuk, berat 1000 biji kering dan produksi. Perlakuan jarak tanam 30x40 cm (J3) dan dosis bokashi kotoran sapi 10 ton ha-1  (B2) secara mandiri berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah polong yang terbentuk, berat 1000 biji kering dan produksi. Perlakuan jarak tanam 30 x 40 cm (J3) dan dosis bokashi kotoran sapi 10 ton ha-1  (B2) memberikan pertumbuhan dan produksi  kacang hijau  yang terbaik dengan rata-rata produksi biji kering  masing masing  mencapai  2,65 ton  ha-1 dan 3,52 ton  ha-1.
Pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycine max L. Merrill) pada berbagai dosis bokashi kotoran ayam Wa Ode Anti
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.64 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.326-330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis bokashi kotoran ayam  terhadap  pertumbuhan dan produksi kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di Desa  Tombula  Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna  Propinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini berlangsung selama empat bulan yaitu mulai  September  2018  sampai dengan bulan  Pebruari   2019. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangam Acak Kelompok  yang terdiri dari tiga level perlakuan   yaitu tanpa bokashi kotoran ayam (B0), pemberian bokashi kotoran ayam  dengan dosis 2,5 t ha-1 atau 30 g rumpun-1 (B1), pemberian bokashi kotoran ayam  dengan dosis 5 t ha-1 (B2), pemberian bokashi kotoran  dengan dosis 7,5 t ha-1 (B3) dan pemberian bokashi kotoran ayam dengan dosis 10 t ha-1  (B4).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa bokashi kotoran aya berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun,  jumlah cabang produktif, jumlah polong, jumlah polong hampa, berat 100 biji kering dan produksi (t ha-1). Bokashi kotoran ayam dengan dosis 10 t ha-1 memberikan produksi  sebesar 2,9 t ha-1.