Justice Z Z Panggabean
IAKN Tarutung

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KOMITMEN MAHASISWA MANAJEMEN PENDIDIKAN KRISTEN DALAM MENYELESAIKAN STUDI Justice Z Z Panggabean
Jurnal Christian Humaniora Vol 4, No 1 (2020): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v4i1.11

Abstract

This study aims to determine university student’s commitment in completing studies in the department Christian education management at IAKN Tarutung. Participants involved were studying at the third semester. Data were collected through a qualitative approach including from interview, documents, and open questionnaires. The results showed; First, students have commitment completing their studies although they were disappointed when they learned that their graduation was not in accordance with their first choice, but due to parents' advice and motivation, the socialization process and learning from lecturers, the motivation of classmates, student involvement in various campus activities, students increasingly love their study programs. Second, there is no significant difference between students who purely choose Christian education management study programs and students who graduate based on second choice and transition from other study programs. The results of this study indicate that intellectual desires and abilities are not the main keys in completing studies but because of hard work, and strong commitment (strong determination).BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komitmen mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Kristen dalam menyelesaikan studi di IAKN Tarutung. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester tiga Prodi Manajemen Pendidikan Kristen. Data penelitian diperoleh melalui pendekatan kualitatif  dengan metode wawancara, dokumen dan angket terbuka. Hasil penelitian menunjukkan; pertama, mahasiswa berkomitmen untuk menyelesaikan studinya di IAKN Tarutung walaupun pada awalnya merasa  kecewa ketika mengetahui kelulusannya tidak sesuai dengan pilihan pertamanya,  namun  karena faktor nasehat  dan motivasi orangtua,  proses sosilaisasi dan pembelajaran dari dosen, motivasi teman kuliah, keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kampus, mahasiswa semakin mencintai prodinya, Kedua, tidak ada perbedaan yang signifikan antara mahasiswa yang murni memilih prodi manajemen pendidikan kristen dengan mahasiswa yang lulus berdasarkan pilihan kedua dan peralihan dari prodi lain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keinginan dan kemampuan intelektual tidak menjadi kunci utama dalam menyelesaikan studi tetapi oleh karena kerja keras, dan komitmen  yang kuat (tekat yang kuat).Keywords: Commitment, Students, Completing Studies
PROFESIONALITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN PADA SIKAP MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM Justice Z Z Panggabean
Jurnal Christian Humaniora Vol 2, No 2 (2018): November
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v2i2.91

Abstract

Artikel ini memiliki tujuan yaitu: pertama, mendeskripsikan kajian teoritis profesionalitas guru pendidikan agama Kristen. Kedua, memaparkan sikap dalam mengimplementasikan kurikulum. Ketiga, memaparkan profesionalitas guru pendidikan Agama Kristen dalam sikap mengimplementasikan kurikulum. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif terhadap kajian pustaka yang berkaitan dengan tema profesionalitas guru pendidikan agama Kristen pada sikap mengimplementasikan kurikulum. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa profesionalitas guru PAK dalam sikap mengimplementasikan kurikulum merupakan misi meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovasif, dinamis dan demokratis sesuai dengan tujuan kurikulum.Kata-kata kunci: Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Kristen, sikap mengimplementasikan kurikulum
KEDEWASAAN POLITIK BERDASARKAN PANCASILA MEMPERKUAT KOMITMEN PERSAUDARAAN Justice Zeni Zari Panggabean
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i1.116

Abstract

The main purpose of this study was to describe the theoretical study of the Pancasila as the basis of the state for developing nationality commitment and to affirm the importance of the Pancasila as a brotherly commitment to strengthen the unity of the Indonesian nation. Pancasila is as the foundation for implementing political maturity. The method used was a descriptive analysis of literature studies on the theme of political maturity based on the Pancasila reinforcing brotherhood commitment. This study concluded that the values contained in the Pancasila were expected to be maintained and developed by the Indonesian people to form new ideas, theories, and concepts on political life. Then, the Pancasila can be used as the basis and guideline in regulating Indonesian human attitudes and behaviour in political maturity that does not eliminate the commitment of brotherhood and is able to unite all groups of people who form a sovereign state.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Artikel ini memiliki tujuan yaitu: pertama, mendeskripsikan kajian teoritis bahwap pancasila sebagai dasar negara adalah sebuah komitmen kebangsaan. Kedua, pancasila sebagai alat pemersatu untuk mengatur sistem ketatanegaraan di dalam penyelenggaraan negara. Ketiga, meneguhkan pentingnya pancasila sebagai komitmen persaudaraan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai fondasi terlaksananya kedewasaan politik. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif terhadap kajian pustaka yang berkaitan dengan tema kedewasaan politik berdasarkan pancasila memperkuat komitmen persaudaraan. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila, diharapkan dapat dipelihara dan dikembangkan oleh bangsa Indonesia sehingga membentuk gagasan, teori, konsep dan ide baru tentang kehidupan politik. Maka pancasila dijadikan dasar dan pedoman dalam mengatur sikap dan tingkah laku manusia Indonesia kedewasaan politik yang tidak menghilangkan komitmen persaudaraan, dan mampu menyatukan seluruh kelompok masyarakat yang membentuk negara berdaulat.Keywords: Political maturity, brotherhood commitment
SUKSESI KEPEMIMPINAN DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KRISTEN Justice Zeni Zari Panggabean
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 2 (2019): November
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i2.127

Abstract

Abstract: A leadership succession is a leadership change buid the next generation. A successful leader is gained through serving, not power or authority. The objectives are to elaborate theoretical study on leadership succession, explain the implication of Christian education on leadership succession, and explain Christian perspective regarding leadership succession. The result shows that leadership succession requires balance between character and strategy. Christian education becomes norm and standard for leaders in thought, words, and deed. The conclusion is that from Christian perspective, leadership succession is created from the real leadership character in truth and kindness and it affects the quality, competitive excellence and integrity. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Suksesi kepemimpinan adalah suatu peralihan membangun generasi berikutnya. Seorang pemimpin yang berhasil (suksesi kepemimpinan) diawali dari tugas pelayanan bukan sebagai penguasa atau pejabat. Dalam karya ilmiah ini memiliki tujuan penulisan yaitu : pertama, menguraikan tentang kajian teoritis suksesi kepemimpinan. Kedua, memaparkan implikasi pendidikan Kristen terhadap suksesi kepemimpinan. Ketiga, memaparkan perspektif pendidikan Kristen dalam suksesi kepemimpinan. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa suksesi kepemimpinan memerlukan keseimbangan karakter dan strategi. Pendidikan Kristen berimplikasi sebagai kaidah dan patokan, menjadi norma bagi seorang pemimpin, pikiran, perkataan dan perbuatan. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa suksesi kepemimpinan dalam perspektif pendidikan Kristen terwujud dari karakter pemimpin yang nyata dalam kebenaran dan kebaikan, yang berdampak pada kualitas, keunggulan yang kompetitif dan berintegritasKeywords: Leadership Succession, Christian Education Perspective
Pendekatan Praksis-Teologis dalam Fondasi Pendidikan Kristiani Justice Zeni Zari Panggabean
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v4i2.81

Abstract

This article has some purposes; they are: first, a description of the about theoretical study of a theological practice approach; secondly, explained an implication theological practice approach to the Christian religion education foundation; and thirdly, described a religion studies foundation of Christians in theological practice approach. The method used in this article is an analysis-descriptive of literature available related to the problem that discussed. This research concluded that a practical approach theological in education foundation the Christian religion came into existence from the application of the truth in the life of that can be used with confidence as cornerstones biblical, and search for clues definitive from general principles offered by theology.AbstrakTulisan ini memiliki beberapa tujuan, yaitu: pertama, mendeskripsikan kajian teoretis pendekatan praksis teologis; kedua, menjelaskan implikasi praksis-teologis fondasi pendidikan Agama Kristen. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif terhadap kajian pustaka yang berkaitan dengan tema fondasi Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa pendekatan praktis teologis dalam fondasi pendidikan agama Kristen terwujud dari penerapan kebenaran ke dalam kehidupan yang bisa digunakan dengan percaya diri sebagai fondasi Alkitabiah, dan mencari petunjuk definitif dari prinsip-prinsip umum yang ditawarkan oleh teologi.
Virtue dalam Pendidikan Karakter Kristiani Justice Zeni Zari Panggabean
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 6, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v6i2.671

Abstract

Abstract. This paper aimed to construct virtue-based Christian Character Education. Moral decadence among students is often associated with the failure of education to instill good values on an early age. The method used in this study is a literature study. The results of this study showed that virtue is built on the tradition of Christian teaching and society as an encounter basis in a community. It can be concluded that virtue-based Christian Character Education is a means of forming a noble character, taking into account various aspects of living together.Abstrak. Tulisan ini bertujuan untuk mengkonstruksi Pendidikan Karakter Kristiani yang berbasiskan virtue. Dekandensi moral di kalangan remaja seringkali dikaitkan dengan kegagalan pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi pustaka. Hasil studi ini menunjukkan bahwa virtue dibangun dari tradisi pengajaran Kristen dan masyarakat sebagai dasar perjumpaan bersama dalam sebuah komunitas. Dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Karakter Kristiani berbasis virtue menjadi sarana membentuk karakter yang luhur, dengan mempertimbangkan berbagai aspek dalam kehidupan bersama.
Reflecting the Value of Character Education in Lesson Planning Justice Zeni Zari Panggabean
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v6i1.41427

Abstract

Changes in the curriculum and its tools require competent teachers to make lesson plans. Teachers also provide challenges as educational actors who internalize character values through lesson planning. This study aimed to analyze the reflection of character education carried out by teachers in learning planning. This study uses a descriptive quantitative design with a survey model to collect documents related to the object under study. The sampling method was used to determine the participants who found 11 people. Data collection was carried out using observation techniques using instruments containing a statement of the indicator numbers produced, valid for as many as 20 statement items. The data processing technique uses a parametric calculation application. The results showed that elementary school teachers' reflection of character education in lesson planning had been implemented to invite students' awareness in responding as much as 45.55%. The conclusions in this study indicate that the teacher's character has an important role to be used as an example in the inculcation of character values so that it is possible to apply character values in learning planning to make it easier for teachers to integrate character values in learning.