Rafita Tioria Sianipar
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPROVING STUDENTS’ ACHIEVEMENT IN NARRATIVE WRITING THROUGH CONSULTANCY PREWRITING PROTOCOL Rafita Tioria Sianipar
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 2 (2019): November
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i2.125

Abstract

Abstract: This study attempted to improve students’ achievement in narrative writing by applying Consultancy Prewriting Protocol Technique. This study was conducted by using classroom action research. The subject of this research was the students of second year of one of senior high schools in Medan with the total of 43 students. The research was conducted into two cycles consisted of six meetings. The instruments for collecting the data were tests, diary notes, observation sheets, and interview. Based on the data analysis, the mean of the students’ score for the orientation test was 52.51, for test I (cycle 1) was 61.39 and for test II (cycle 2) was 76.58. The conclusion is Consultancy Prewriting Protocol Technique can improve the students’ achievement in narrative writing.Keywords: Students achievement, narrative writing, Consultancy Prewriting Protocol
“Yang Menang” di dalam Kitab Wahyu Rafita Tioria Sianipar
Jurnal Christian Humaniora Vol 1, No 1 (2017): November
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v1i1.37

Abstract

Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk membahas pokok permasalahan tentang “Yang Menang” di dalam Kitab Wahyu (2:7, 11, 17, 26; 3:5, 12, 21; 5:5;6:2;15:17:14; 21:7). Pokok masalah tersebut lahir dari konteks penganiayaan dan pemenjaraan umat, yang menimbulkan krisis hidup yang sangat besar, sekaligus itu pula sebagai isu krusial dalam tulisan ini. Pembahasan diawali dengan mengulas pemakaian kata “yang menang” di dalam Kitab Wahyu. Pemakaiannya sangat signifikan di dalam Kitab Wahyu dibanding dengan pemakaian di dalam kitab-kitab lain di dalam Perjanjian Baru. Adapun hasil penelitian ini adalah: Pertama, ketakutan akan masa depan semakin sirna sebab Sang Kristus dikenal secara baru. Ini mengandung dimensi penghiburan bagi jemaat yang ketakutan kala itu hingga kini. Kedua, spiritualitas komunikasi Sang Kristus dan jemaat adalah spiritualitas yang membebaskan. Roh mengkomunikasikan keadaan ketujuh jemaat. Roh menyuarakan rencana ilahi atas konteks sosial dan konteks teologis. Ketiga, “yang menang” mampu menghadapi tantangan yang berat. Mengapa? Sebab kehadiran ilahi Kristus ada bersama jemaat yang menderita tersebut. Keempat, menyadari dan meyakini diri sebagai bagian dari “yang menang”, ecclesia triumphans, yaitu kemenangan Kristus, akan meringankan penderitaan akibat penganiayaan.Kata Kunci: Yang menang, wahyu