Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis implikatur percakapan beserta maksud implikatur percakapan yang terdapat dalam percakapan novel Sin karya faradita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan sumber data dalam penelitian ini adalah percakapan dalam novel Sin karya Faradita. Data percakapan yang diperoleh dari novel Sin karya Faradita dari bab 1 sampai bab 13. Setelah data terkumpul lalu dikasifikasikan berdasarkan jenis implikatur percakapannya serta maksud implikatur pada novel Sin karya Faradita. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, penulis mendapatkan data jenis implikatur percakapan dalam novel Sin karya Faradita terdapat 54 data yang terbagi menjadi (1) beberapa jenis implikatur percakapan, diantaranya implikatur pecakapan jenis deklaratif dan sebanyak 4 data, jenis implikatur percakapan interogatif sebanyak 14 data, jenis implikatur percakapan imperatif sebanyak 18 data, juga jenis implikatur percakapan ekslamatif sebanyak 18 data. Selain itu juga terdapat (2) maksud implikatur percakapan pada novel, diantaranya yaitu maksud menyampaikan informasi, maksud menanyakan, maksud memerintah dan maksud menyatakan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa jenis implikatur percakapan yang paling dominan adalah jenis implikatur percakapan imperatif dengan maksud memerintah dan jenis implikatur percakapan ekslamatif dengan maksud menyatakan, yakni sebanyak 18 data dengan presentase 33%. Bahwa dalam novel Sin karya Faradita memperoleh banyak percakapan perintah dan seru juga terdapat maksud memerintah dan menyatakan. Hal ini dikarenakan novel ini memiliki tokoh utama wanita yang dominan aktif dan banyak memerintah tokoh utama laki-laki yang pendiam sehingga banyak ditemukan implikatur berjenis imperatif dan ekslamatif beserta maksud tuturannya yaitu memerintah dan menyatakan.