Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEKONSTRUKSI DOMINASI LAKI-LAKI TERHADAP PEREMPUAN RURAL DALAM NOVEL AIB DAN NASIB KARYA MINANTO Marta Widyawati
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 1, No 1 (2020): Prosiding Seminar Nasional Sasindo Unpam Vol.1 No.1 November 2020
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v1i1.7878

Abstract

Masyarakat rural seringkali dikaitkan dengan nilai-nilai tradisional dan hubungan kekerabatan yang menjunjung keharmonisan. Dalam novel Aib dan Nasib (2020) karya Minanto terdapat banyak tokoh laki-laki maupun perempuan yang dihadapkan dengan masalah ekonomi dan konflik keluarga di lingkungan pedesaan(rural). Dengan memanfaatkan model pembacaan dekonstruksi dan konsep gender, penelitian ini berusaha mengungkapkan peran laki-laki rural dan perbandingannya dengan perempuan rural dalam menghadapi konflik keluarga dan kemiskinan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-analitis. Penelitian akan diarahkan pada beberapa hal, pertama menentukan logos yang terdapat dalam novel. Kedua, menganalisis kontradiksi atau paradoks yang terdapat dalam teks. Ketiga, menganalisis perbedaan respon tokoh laki-laki dan perempuan dalam penyelesaian masalah di lingkungan rural. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Novel Aib dan Nasib berusaha membalikkan pandangan umum terkait laki-laki dengan menunjukkan kelemahannya dalam menghadapi masalah di lingkungan rural. Lingkungan rural yang identik dengan kemiskinan berpotensi menggoyahkan sisi maskulinitas tokoh laki-laki. Laki-laki yang diharapkan dapat menjadi pelindung dan sumber kekuatan keluarga justru menjadi pemicu masalah karena keegoisan dan ketidakmampuannya untuk berdamai dengan nasib. Hal ini berbanding terbalik dengan perempuan rural yang lebih mampu bertahan dan beradaptasi dengan berbagai kemungkinan permasalahan keluarga.
Relasi antara Pergeseran Peran Pencari Nafkah dan Krisis Maskulinitas dalam Cerpen “Huruf Terakhir” karya Benny Arnas Marta Widyawati
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v9i2.112007

Abstract

This research aims to show the masculinity crisis experienced by a male character (a husband) due to the shift role of breadwinner in marriage in the short story "Huruf Terakhir" by Benny Arnas. This research is essential because it can demonstrate the impact of the wife's involvement to work in the public domain towards the husband's condition. This research is qualitative research by utilizing the concept of gender. Data collection techniques are carried out through document tracing on a short story "Huruf Terakhir" by Benny Arnas as the corpus.  The data obtained was analyzed using descriptive analysis method. The results showed that shifting role of breadwinner can cause a man (a husband) to experience a crisis of masculinity such as loss of independence, confidence, courage, assertiveness, and emotional control. The shifting role as breadwinner is also shown to open the opportunities for repression in women. Therefore, the research on the short story "Huruf Terakhir" is expected to contribute to the study of gender-sensitive literature, especially since it is able to show masculinity traits associated with the role of breadwinner can complicate men’s position and  potentially hinder women's freedom.