Nizam Ahmad
Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBANGUNGAN SISTEM INFORMASI ANOMALI SATELIT (SIAS) Nizam Ahmad; Abdul Rachman
Jurnal Sains Dirgantara Vol 6, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.469 KB)

Abstract

Kasus anomali yang kerap terjadi pada satelit-satelit orbit rendah (LEO) dan tinggi (GEO) menyebabkan penurunan kinerja sistem satelit. Pada umumnya anomali ini banyak disebabkan oleh cuaca antariksa berupa interaksi partikel energi tinggi pada sistem satelit dan pengaruh aktivitas geomagnet terutama disaat terjadi badai. Kejadian anomali satelit dapat dianalisis melalui suatu sistem informasi yang memadukan parameter cuaca antariksa seperti energi dan fluks proton, elektron dan indeks Kp dengan data kegagalan sistem satelit. Sistem Informasi Anomali Satelit (SIAS) merupakan perangkat yang dibangun dan dikembangkan sebagai upaya peringatan dini gangguan operasional satelit dengan menggunakan semua data tersebut. Meski SIAS masih berupa prototip, namun SIAS telah dapat digunakan untuk menganalisis beberapa kejadian anomali satelit orbit rendah dan orbit tinggi. Kata kunci : Anomali satelit, SIAS.
ANALISIS PENYEBAB ANOMALI SATELIT AKIBAT AKTIVITAS GEOMAGNET Nizam Ahmad
Jurnal Sains Dirgantara Vol 6, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.091 KB) | DOI: 10.30536/j.jsd.2009.v6.a355

Abstract

Analisis terhadap data anomali satelit dan aktivitas geomagnet melalui indeks Kp dari tahun 1990-2001 memberikan informasi prakiraan penyebab dan dampak pengaruh aktivitas geomagnet ini pada operasional satelit. Analisis ini menunjukkan bahwa 58 persen kejadian anomali satelit dalam kurun waktu 1990-2001 kemungkinan disebabkan oleh aktivitas geomagnet. Hal ini dapat dilihat melalui besarnya indeks Kp pada saat kejadian dan rentang waktu 3 hari sebelum dan sesudah kejadian anomali dilaporkan. Variasi aktivitas geomagnet ini menimbulkan dampak yang berbeda pada sistem satelit, mulai dari kerusakan yang bisa langsung dipulihkan (recovery) dari stasiun bumi maupun kegagalan misi satelit secara total (total loss). Analisis ini juga memperlihatkan bahwa kebanyakan anomali satelit dialami oleh instrumen yang terdapat dalam sistem GNdanC (Guidance, Navigation and Control) satelit seperti sistem kontrol sikap satelit (ACS), sistem pengarah (pointing system) dan sensor pada satelit. Kata kunci: Satelit, Anomali satelit, Indeks Kp.