This Author published in this journals
All Journal DEMOCRATIA
Puniatun Puniatun
IKIP Veteran Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Upaya Untuk Memelihara Kebudayaan Nasional Puniatun, Puniatun
DEMOCRATIA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : DEMOCRATIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang masalah yang diteliti adalah pelaksanaan tradisi sedekah bumi di dusun Pucung kelurahan Pudak Payung yang didalam pelaksanaannya dipentaskan wayang kulit sebagai media ritual ( merti desa ) tetap dilestarikan walaupun bersaing dengan kesenian modern namun tetap diuri-uri dan dilaksanakan setiap satu tahun sekali. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan tradisi sedekah bumi dalam masyarakat Pucung kelurahan Pudak Payung. 2) untuk mengetahui peran pelaksanaan tradisi sedekah bumi yang ada hubungannya dengan pendidikan formal. 3) untuk mengetahui peran pelaksanaan tradisional sedekah bumi dalam masyarakat Pucung sebagai upaya untuk memelihara kebudayaan nasional. Hasil penelitian tentang pelaksanaan tradisi sedekah bumi ini sebagai upaya memelihara kebudayaan nasional ini diharapkan menjadi bahan masukan dan menambah wawasanbagi penulis dan bagi pembacanya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggambarkan dimana peneliti berusaha mengungkapkan suatu fenomena / objek yang terjadi secara terus menerus tanpa memberikan suatu pembenahan pada objek yang bersangkutan. Tempat penelitian ini dilaksanakan di wilayah kelurahan Pudak Payung kecamatan Banyumanik Semarang. Adapun waktu penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai September 2013. Dari hasil pengumpulan data, peneliti memperoleh data sebaai bukti bahwa pelaksanaan tradisi sedekah bumi sebagai upaya memelihara kebudayaan nasional di dusun Pucung kelurahan Pudak Payung yang cukup bugus / sangat berperan. Hal ini dibuktikan dengan masih dilaksanakan tradisi sedekah bumi di dusun tersebut. Adapun kesimpulan dari skripsi ini yaitu : 1) Perkembangan pelaksanaan tradisi sedekah bumi di dusun Pucung kelurahan Pudak Payung masih dipertahankan kelestariannya walaupun bersaing dengan budaya modern. 2) Pelaksanaan tradisi sedekah bumi cukup berperan terhadap pendidikan moral dalam masyarakat dusun Pucung kelurahan Pudak Payung terbukti disana masih ada gotong royong, musyawarah, kegiatan sosial. 3) Pelaksanaan tradisi sedekah bumi cukup berperan dalam memelihara kebudayaan nasional yaitu dengan adanya modifikasi musik, lagu dan kepandaian dalang dalam menyampaikan cerita menambah antusias masyarakat unuk menyaksikan dan memahami cerita dari wayang tersebut. Saran-saran yang diajukan peneliti yaitu : 1) Dengan berkurangnya peminat pelaksanaan tradisional sedekah bumi, maka perlu memperkenalkan tradisi sedekah bumi di dunia pendidikan baik formal maupun informal mulai jenjang pendidikan paling bawah sampai jenjang paling tinggi sebagai suatu kearifan lokal. 2) Untuk menambah daya tarik pelaksanaan tradisi sedekah bumi maka perlu dimodifikasi dengan menggunakan teknologi modern serta mengalihbahasakan agar penonton dapat memahami isi cerita yang dibawakan oleh dalang. 3) Kemudian pemerintah diharapkan memfasilitasi pelaksanaan tersebut agar lebih bisa masuk ke daerah pelosok maupun luar negeri.dengan demikian pelaksanaan tradisi sedekah bumi sebagai upaya memelihara kebudayaan nasional dapat terus dipertahankan di sepanjang masa. Kata Kunci : sedekah bumi, kebudayaan, tradisi