Slamet Syamsudin
Pusat Sains Antariksa, Lapani

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK INDEKS IONOSFER (INDEKS_T) JAM-AN DAN BULANAN SUMEDANG DAN BIAK [SUMEDANG AND BIAK HOURLY AND MONTHLY IONOSPHERIC INDEX (T INDEX) CHARACTERISTICS] Sri Suhartini; Irvan Fajar Syidik; Slamet Syamsudin
Jurnal Sains Dirgantara Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.261 KB)

Abstract

Salah satu masukan untuk perangkat lunak Advance Stand Alone Prediction System (ASAPS) yang digunakan untuk menyiapkan layanan prediksi frekuensi komunikasi radio HF oleh Lapan adalah indeks ionosfer (indeks_T), yaitu indeks yang menyatakan ukuran efek aktivitas matahari pada ionosfer. Dalam kondisi tertentu pengguna komunikasi radio HF memerlukan prediksi frekuensi jangka pendek, dan untuk itu diperlukan informasi indeks_T jam-an. Makalah ini membahas penerapan metode Turner untuk penentuan indeks Ionosfer (Indeks_T) lokal jam-an menggunakan data foF2 dari Loka Pengamat Dirgantara Sumedang (6,54 ⁰LS, 107,55 ⁰BT) tahun 1998 – 2012 dan Biak (1,38 ⁰LS, 135,98 ⁰BT) tahun 2005 – 2012 dan bilangan sunspot (R12).  Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Indeks_T jam-an Sumedang dan Biak mengikuti variasi aktivitas matahari jangka panjang, namun tidak nampak variasi musiman maupun hariannya. Analisis menunjukkan bahwa indeks_T jam-an harus dihitung secara terpisah untuk masing-masing lokasi. Indeks_T bulanan lokal di Sumedang dan Biak mengikuti karakteristik indeks_T global dan aktivitas matahari jangka panjang dan secara umum nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan indeks_T global. Untuk indeks_T regional bulanan Indonesia dapat digunakan satu nilai indeks_T regional, yaitu rata-rata indeks_T lokal bulanan.Kata kunci: Indeks ionosfer, Metode Turner, Indeks_T jam-an, Indeks_T bulanan