Saluna Deynilisa
Prodi D-III Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS KUMUR-KUMUR AIR REBUSAN GETAH GAMBIR UNTUK PENGOBATAN GINGIVITIS Agnes Lolita Sari; Saluna Deynilisa
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.441 KB)

Abstract

Gingivitis adalah peradangan yang mengenai jaringan lunak di sekitar gigi yaitu jaringan gingival. Dalam pengobatan tradisional dikenal beberapa jenis tanaman yang dapat mengobati gingivitis atau radang gusi diantaranya getah gambir. Gingivitis dapat diobati dengan kumur-kumur air rebusan getah gambir karena getah gambir memiliki kandungan katekin (pelipheol, astringent, antibakteri, antioksidan) katekin sebagai antimikroba yang dapat digunakan pada penderita gingivitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kumur-kumur air rebusan getah gambir dalam mengobati gingivitis. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment terhadap 32 orang mahasiswa Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Palembang yang menderita gingivitis. Sampel diambil secara purposive sampling dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Dari hasil penelitian hari pertama diketahui kumur-kumur air rebusan getah gambir 1 gram terdapat 14 orang (87,5) yang sembuh dan terdapat 2 orang (12,5) yang tidak sembuh pada hari kedua kumur-kumur air rebusan getah gambir 1 gram terdapat 8 orang (50%) sembuh dan terdapat 8 orang (50%) yang tidak sembuh, hari ketiga kumur-kumur air rebusan getah gambir 1 gram terdapat 14 orang (87,5%) sembuh dan terdapat 2 orang (12,5%) yang tidak sembuh. Dapat disimpulkan bahwa kumur-kumur dengan air rebusan getah gambir 1 gram efektif dalam mengobati gingivitis (p<0,05).
PERBANDINGAN MENGONSUMSI BUAH SEMANGKA DAN BUAH JAMBU AIR DALAM PENURUNAN DEBRIS INDEKS Zety Nopiransi; Saluna Deynilisa
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.748 KB)

Abstract

Debris indeks adalah sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi. Secara fisiologis debris dapat dibersihkan dengan aliran saliva dan pergerakan otot-otot dalam rongga mulut pada saat proses pengunyahan makanan, seperti buah-buah berserat dan berair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan mengkonsumsi buah semangka dan buah jambu air dalam penurunan debris indeks pada mahasiswa Asrama Keperawatan Gigi. Penelitian ini adalah Eksperimen semu dengan menggunakan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan sampel sebanyak 60 orang. Analisis data secara univariat dan bivariat yang dilakukan pada dua variabel yang diduga berpasangan dengan menggunakan Pretest dan posttest. Dari hasil didapatkan debris indeks rata-rata sebelum mengkonsumsi buah semangka adalah 1,683, dan sesudah mengkonsumsi buah semangka adalah 1,190, sedangkan sebelum mengkonsumsi buah jambu air adalah 1,557 dan sesudah mengkonsumsi buah jambu air adalah 1,443. Uji T berpasangan diperoleh dari (p<0,05), dapat disimpulkan bahwa mengkonsumsi buah semangka lebih efektif dibandingkan mengkonsumsi buah jambu air.