- Suwarsono
Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN METODE PENENTUAN INDEKS LUAS DAUN PADA PENUTUP LAHAN HUTAN DARI DATA SATELIT PENGINDERAAN JAUH SPOT-2 - Suwarsono; Muchlisin Arief; - Hidayat; Sayidah Sulma; Nanik Suryo H.; Heri Sulyantoro; Kuncoro Teguh Setiawan
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol 8 (2011)
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.007 KB)

Abstract

 It is necessary to develop the methods of Leaf Area Index (LAI) estimation based on satellite remote sensing data as first step to study the carbon storage and carbon emission which affect to global climate change. Direct measurements of Leaf Area Index in the field are expensive, take a long time, and so inefficient. The application of remote sensing data may gives an appropiate solution for Leaf Area Index estimation by more efficient and effective. Objective of the research is to develop the method of Leaf Area Index estimation by using remote sensing data. The method of Leaf Area Index estimation will be developed by using the reference method taken from back up algorithm of the Algorithm Theoretical Basis Document (ATBD) MOD15. The research will try to develop the model and applicate it for another remote sensing data, especially those of acquisited or distributed by Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN) such as SPOT-2. Results of the research show that the LAI based on MOD 15 has low correlation with the measured LAI, but the measured LAI has good correlation with NDVI from SPOT-2 for forest area. Key words: Leaf Area Index, Forest, Remote Sensing, SPOT-2 
DETEKSI GEJALA ERUPSI STROMBOLIAN GUNUNGAPI RAUNG JAWA TIMUR MENGGUNAKAN NORMALIZED THERMAL INDEX DARI DATA MODIS (DETECTING THE PRECURSOR OF RAUNG VOLCANO STROMBOLIAN ERUPTION USING NORMALIZED THERMAL INDEX FROM MODIS) - Suwarsono; - Hidayat; Totok Suprapto; Fajar Yulianto; Nurwita Mustika Sari; - Parwati; Wikanti Asriningrum
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol. 12 No. 2 Desember 2015
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1385.992 KB)

Abstract

Secara geologi, sebagian besar wilayah Indonesia berada pada jalur subduksi cincin api pasifik (pacific ring of fires) yang menyebabkan banyak bermunculan gunungapi aktif. Keberadaan gunungapi aktif tersebut membawa implikasi tersendiri akan munculnya ancaman erupsi vulkanik yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi gejala erupsi gunungapi dengan menggunakan parameter Normalized Thermal Index (NTI) yang diturunkan dari data MODIS. Obyek gunungapi yang dipilih adalah Gunungapi Raung di Jawa Timur dimana sekitar Juni hingga Juli 2015 menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanisme serta mengalami erupsi. Metode pengolahan data meliputi pengolahan citra Landsat-8 untuk penentuan area of interest (kaldera), pengolahan citra MODIS untuk pengukuran NTI, serta analisis pola spasial dan temporal NTI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala suatu gunungapi akan mengalami erupsi dapat diketahui dari adanya nilai NTI pada daerah kaldera yang meningkat dan relatif lebih tinggi dari daerah di sekitarnya. Parameter NTI telah teruji memiliki kemampuan yang baik dalam membedakan antara kaldera yang sedang meningkat aktivitas vulkaniknya dan obyek-obyek lainnya. Nilai NTI = 0,06 dapat diterapkan sebagai nilai ambang batas (threshold) suatu gunungapi menunjukkan gejala akan erupsi.Kata kunci: Gejala erupsi, Gunungapi Raung, Strombolian,MODIS, NTI
ANALISIS PEMANFAATAN DAN VALIDASI HOTSPOT VIIRS NIGHTFIRE UNTUK IDENTIFIKASI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI INDONESIA (ANALYSIS OF USE AND VALIDATION VIIRS NIGHTFIRE HOTSPOT FOR IDENTIFICATION OF FOREST AND LAND FIRE IN INDONESIA) Any Zubaidah; Yenni Vetrita; - M. Priyatna; Kusumaning Ayu D; - Suwarsono
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol. 12 No. 1 Juni 2015
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2201.836 KB)

Abstract

Suomi National Polar-orbiting Partnership (Suomi NPP) yang diluncurkan pada 28 Oktober 2011 merupakan satelit cuaca generasi baru dari NASA yang saat ini masih terus mengembangkan algoritma aplikasi untuk pemantauan lingkungan. Salah satu produk yang dihasilkan adalah pendeteksian titik panas (hotspot) yang telah menghasilkan informasi bersifat global. Oleh karena itu, evaluasi untuk wilayah spesifik perlu dilakukan. Makalah ini bertujuan untuk melakukan validasi produk hotspot akusisi malam hari disebut VIIRS Nightfire (VNF) di Indonesia, khususnya Riau. Produk Hotspot MODIS (MOD 14) malam hari juga digunakan sebagai pembanding. Analisis statistik dilakukan untuk menghitung ketepatan lokasi hotspot pada radius 1 dan 2 km dari data referensi yang digunakan. Data meliputi survei lapangan serta citra SPOT 5 yang memiliki resolusi spasial lebih tinggi. Akurasi dihitung pada semua hotspot yang terdeteksi dalam periode 3 minggu yang disesuaikan dengan ketersediaan citra SPOT 5, dengan mempertimbangkan analisis buffer tunggal dan dissolve. Hasilnya menunjukkan bahwa VNF memiliki nilai akurasi rata-rata yang tinggi sebesar 84.31%. Hasil ini sebanding dengan analisis yang dilakukan terhadap produk hotspot MODIS. Dengan demikian, VNF sangat signifikan digunakan bersama dengan produk hotspot MODIS khususnya untuk pemantauan kebakaran pada malam hari.Kata Kunci: Hotspot,VNF, Soumi-NPP, Satelit, Penginderaan Jauh