Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS SOSIALISASI PADA SANTRI PONDOK PESANTREN MENUJU ADAPTASI KEBIASAAN BARU DI KABUPATEN LUMAJANG Dita Fahrun Nisa
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v4i2.2020.259-266

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menjadi masalah kesehatan global dan telah terjadi lebih dari 200 negara dunia termasuk Indonesia. Pada mulanya pemerintah Indonesia memberlakukan adanya kebijakan stay at home  bahkan karantina wilayah, namun kemudian dilakukan adaptasi kebiasaan baru (AKB). Adaptasi ini merupakan masa dimana seluruh sektor mulai kembali seperti normal namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kebijakan ini dilakukan di seluruh provinsi yang ada di Indonesia, termasuk Jawa Timur. Di Jawa Timur, seluruh pondok pesantren sudah boleh kembali ke pondok masing-masing setelah sebelumnya dipulangkan untuk mencegah penularan COVID-19. Begitupun di Kabupaten Lumajang, meskipun merupakan zona merah tapi seluruh pondok pesantren sudah mulai menerima kembali pelajar yang melakukan aktivitas mondok yang disebut “santri” pada masa adaptasi kebiasaan baru. Oleh karena itu, sosialisasi dan praktik cuci tangan sesuai standar WHO harus dilakukan secara masif di pondok pesantren. Kegiatan ini diikuti oleh 60 santri yang didampingi oleh guru dan pengurus pondok pesantren. Dilakukan kegiatan pre-test dan post-test untuk menilai pengetahuan yang dimiliki. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan santri terkait materi yang diberikan yaitu pencegahan COVID-19 serta protokol kesehatan yang harus dilakukan.