Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal Peqguruang: Conference Series

PENGARUH MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP PERILAKU PELAJAR DI DESA PASIANG KECAMATAN MATAKALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Mawaddah Warahma; Syamsu Alam; Ade Rahayu
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 2 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.2, Nopember 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.979 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i2.1649

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan perkembangan facebook yang semakin familiar dan banyak disenangi oleh pengguna internet khususnya remaja yang berindikasi memiliki peran yang kuat dalam memfasilitasi penggunanya untuk melakukan interaksi sosial melalui komunikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sosial media facebook terhadap perilaku pelajar di Desa Pasiang Kecamatan Matakali.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Pengaruh sosial media facebook terhadap perilaku Pelajar di desa pasiang. Populasi dalam penelitian ini adalah 247 pelajar dari tingkat SMP sampai SMA dengan sampel 49 jumlah pelajar. Menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik angket, Wawancara dan Observasi. Berdasarkan hasil Teknik analisis deskriptif dan analisis infrensial pada sosial media facebook terhadap perilaku pelajar menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan yang signifikan antara pengaruh sosial media facebook terhadap perilaku hal ini dibuktikan dengan hubungan antara media sosial facebook terhadap perilaku pelajar 0.130% dan tingkat kontribusi antara media sosial facebook terhadap perilaku pelajar sebesar 1,69%. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan nilai t hitung (1,112) < t tabel (1,677), maka dapat di dikatakan bahwa sosial media facebook tidak berpengaruh terhadap perilaku pelajar.Kata Kunci: Facebook, Perilaku, Pelajar.
KESADARAN HUKUM NELAYAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN LAUT DI DESA GALESO MAMPIE KECAMATAN WONOMULYO POLEWALI MANDAR Nurul Armila Utami Ali; Syamsu Alam; Abdul Latief
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 2 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.2, Nopember 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.263 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i2.1625

Abstract

Penelitian ini berjudul Deskripsi Kesadaran Hukum Nelayan Terhadap Pengelolaan Lingkungan Laut Di Desa Galeso Mampie yang mengemukakan suatu rumusan masalah yakni bagaimana kesadaran hukum nelayan terhadap pengelolaan lingkungan laut, wilayah, cara dan alat tangkap serta jenis sumber daya laut yang dapat di manfaatkan.Berdasarkan rumusan masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesadaran hukum masyarakat nelayan dalam melakukan pengelolaan lingkungan laut. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang dimana menggunakan beberapa informan untuk melakukan wawancara dan juga menggunakan angket serta adapun sumber data yang digunakan yakni data sekunder dan data primer. Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil wawancara dan angket sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh berdasarkan hubungan pembahasan dengan berbagai literatur yang ada.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran hukum masyarakat nelayan di desa galeso mampie berada pada kategori baik yakni 78,125% sudah memiliki pemahaman yang baik terhadap hukum pengelolaan laut.
Akses dan Partisipasi Masyarakat melalui Tata Kepemerintahan Lokal Demokratis dalam Pengelolaan Kawasan Pesisir dan Laut Syamsu Alam
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 1, No 2 (2019): Peqguruang Volume 1, Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.259 KB) | DOI: 10.35329/jp.v1i2.559

Abstract

Sumberdaya laut Indonesia merupakan yang terkaya di dunia. Namun demikian, angka statistik nasional juga mencatat dengan jelas bahwa penduduk termiskin yang dimiliki negeri ini masih didominasi masyarakat yang bermata pencaharian nelayan. Setelah berakhirnya era pemerintahan orde baru, telah terjadi perubahan paradigma pembangunan dari prioritas yang berfokus di daratan ke prioritas yang berfokus di kawasan laut. Bahkan ketika lonceng Tata Kepemerintahan Lokal Demokratis mulai diinisiasi dan disosialisasikan  di Indonesia, menandai dimulainya lebih baik. Berbagai pendekatan pembangunan, termasuk pendekatan yang berbasis masyarakat masih belum optimal dan banyak mengalami kegagalan. Sinambung dengan itu, partisipasi  aktif yang dipimpin masyarakat lokal yang mestinya menjadi warna dasar dalam semua proses program aksi hingga kini menjadi retorika belaka. Maka solusi alternatif yang paling laris dibicarakan akhir-akhir ini adalah Pengelolaan Berbasis Masyarakat (PBM) dan pendekatan Tata Kepemerintahan Lokal Demokratis (TKLD) yang dinilai dapat meneyentuh esensi permasalahan yang sebenarnya.
EFEKTIVITAS BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DALAM MENINGKATKAN OTONOMI DESA TAMMANGALLE KECAMATAN BALANIPA Syamsu Alam; Ade Rahayu; Nurdina Nurdina
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 2 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.2, Nopember 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.498 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i2.1635

Abstract

Penelitian ini membahas tentang efektivitas Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan otonomi desa. Penelitian ini dilatar belakangi dengan bagusnya kinerja bumdes disana dan bagaimana pengelolaan bumdes disana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahu bagaimana efektivitas Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan otonomi desa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu penekanan pada proses dan makna yang tidak dikaji secara ketatatau belum diukur, menekankan sifat realita yang terbangun secara sosial, hubungan erat antara yang diteliti dengan peneliti, tekanan situasi yang membentuk penyelidikan, sarat nilai, menyoroti cara munculnya pengalaman sosial sekaligus perolehan maknanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan serta bentuk peningkatan kondisi Desa dapat dikatakan sudah cukup efektif karena pendirian BUMDES yang ada sudah dikelola dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan bagi masyarakat Desa Tammangalle.Kata Kunci : Efektivitas, BUMDES, Otonomi Desa