This Author published in this journals
All Journal Megasains
Fanni Aditya
a:1:{s:5:"id_ID";s:4:"BMKG";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perubahan Tingkat Kenyamanan Berdasarkan Indeks Panas (Humidex) di Kalimantan Barat Fanni Aditya
Megasains Vol 12 No 1 (2021): Megasains Vol.12 No.1 Tahun 2021
Publisher : Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3788.013 KB) | DOI: 10.46824/megasains.v12i1.47

Abstract

Tingkat kenyamanan merupakan interaksi antara manusia dengan lingkungan yang berkaitan dengan cuaca dan iklim. Tingkat kenyamanan ini cukup mempengaruhi kegiatan manusia baik di dalam maupun di luar ruangan. Kenaikan suhu yang diakibatkan oleh pemanasan global menyebabkan potensi perubahan tingkat kenyamanan yang dirasakan oleh manusia. Kalimantan Barat yang berada di wilayah khatulistiwa umumnya memperoleh radiasi matahari yang intensif sehingga suhu udara rata-ratanya relatif tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tren perubahan suhu dan perubahan tingkat kenyamanan termis akibat perubahan iklim dengan menggunakan humidex di wilayah Kalimantan Barat. Data yang digunakan adalah data suhu dan kelembaban rata-rata bulanan selama 30 tahun di enam stasiun, yaitu Stasiun Klimatologi Mempawah, Stasiun Meteorologi Supadio, Stasiun Meteorologi Sambas, Stasiun Meteorologi Melawi, Stasiun Meteorologi Sintang, dan Stasiun Meteorologi Ketapang. Hasil perhitungan humidex di wilayah Kalimantan Barat menunjukkan rata-rata humidex bulanan berkisar antara 37.5°C hingga 39.2°C. Nilai ini menunjukkan bahwa kondisi tidak nyaman akibat panas sangat umum dirasakan di Kalimantan Barat. Suhu di Kalimantan Barat mengalami peningkatan selama periode 1990-2019. Peningkatan ini mengindikasikan telah terjadi perubahan iklim di Kalimantan Barat. Humidex juga mengalami tren peningkatan pada periode 1990-2019. Namun, tren peningkatan tersebut masih pada rentang kategori “perasaan tidak nyaman akibat panas” (35⁰C - 39⁰C).