Latar Belakang Healthcare Associated Infections (HAI’s) atau infeksi terkait pelayanan kesehatan merupakan salah satu tantangan utama dalam sistem pelayanan kesehatan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. HAI’s menjadi penyebab utama meningkatnya angka kesakitan (morbiditas), angka kematian (mortalitas), serta beban ekonomi akibat perpanjangan masa rawat dan peningkatan biaya pengobatan. Meskipun infeksi ini dapat dicegah, kejadian HAI’s masih banyak ditemukan di fasilitas kesehatan, termasuk di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan tindakan pencegahan HAI’s (Healthcare Associated Infections) di ruang rawat inap rumah sakit. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional Study. Sampel yang digunakan adalah 120 perawat rawat inap Rs Bhayangkara Makassar. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil dan kesimpulan terdapat hubungan yang antara pemahaman perawat dengan tindakan pencegahan HAI’s, dengan nilai p-value sebesar 0,00 (< 0,05). Terdapat hubungan antara aplikasi perawat dengan tindakan pencegahan HAI’s, dengan nilai p-value sebesar 0,00 (< 0,05). Terdapat hubungan antara pendidikan perawat dengan tindakan pencegahan HAI’s, dengan nilai p-value sebesar 0,00 (<0,05).Terdapat hubungan lingkungan perawat terhadap tindakan pencegahan HAI’s, dengan nilai p-value sebesar 0,00 (< 0,05). Saran pengawasan dan evaluasi berkala diperlukan agar tindakan pencegahan benar-benar diterapkan sesuai standar. Diperlukan dukungan pendidikan lanjutan bagi perawat guna meningkatkan kompetensi. Selain itu, lingkungan kerja harus terus dijaga agar tetap bersih dan menunjang upaya pencegahan infeksi. Kata kunci: Pengetahuan Perawat, HAI’s, Pencegahan, Rawat Inap, Rumah Sakit