Sutjipto Sutjipto
Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang Kemendikbud

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI KURIKULUM MULTIKULTURAL DI SEKOLAH DASAR Sutjipto Sutjipto
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v2i1.618

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji fakta empiris implementasi kurikulum multikultural di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data utama dikumpulkan dengan diskusi kelompok terpumpun dan observasi sekolah. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, yaitu penggambaran data dengan pola deskripsi atau telaah. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2016 sampai dengan November 2016. Populasi dari penelitian ini adalah guru dan siswa sekolah dasar di Kota Tangerang Selatan. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokumen kurikulum yang ada secara signifikan telah mengintegrasikan nilai-nilai multikulturalisme dan pemahaman guru serta kepala sekolah terhadap pengetahuan multikultural berada pada kategori cukup signifikan. Berkaitan dengan implementasi kurikulum, terdapat tiga temuan, yakni: belum dikendalikan secara signifikan dengan baik di sekolah; belum mendorong secara signifikan penguatan nilai-nilai multikultural; dan belum menyuarakan keharmonisan secara signifikan antara budaya pendidikan, kurtur sekolah, dan multikulturalisme melalui pemberdayaan. Dengan demikian, pengimplementasian kurikulum multikultural di sekolah dasar di Kota Tangerang Selatan umumnya belum berubah ke arah yang lebih baik.
PANDANGAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS Sutjipto Sutjipto
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v3i1.656

Abstract

The purpose of this research is to comprehensively examine the views of special school teachers in the development of special educational curricula on the design and principles. The research involved fourty three teachers froms eight different special schools. Data was collected through forum group discussion dan analyzed by descriptive qualitative method. The results show, first, from the teacher’s point of view, that in designing a special educational curriculum for learners with special needs it should contain practical knowledge, moral character qualities and performance, essential skills, competence, art, and literacy praxis. Secondly, flexibility, functionality, independence, literacy, and vocational are the principles of developing a special education curriculum for learners with special needs. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pandangan guru sekolah luar biasa dalam pengembangan kurikulum pendidikan khusus pada dimensi perancangan dan asasnya. Penelitian melibatkan empat puluh tiga guru sekolah luar biasa dari delapan sekolah. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik diskusi kelompok terpumpun dan teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sudut pandang guru dalam perancangan kurikulum pendidikan khusus untuk peserta didik berkebutuhan khusus harus mengandung muatan-muatan pengetahuan praktis, kualitas karakter moral dan kinerja, keterampilan penting, kompetensi, seni, dan praksis literasi. Selain itu, keluwesan, fungsional, kemandirian, literasi, dan kejuruan merupakan asas-asas pengembangan kurikulum pendidikan khusus bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
PENTINGNYA PELATIHAN KURIKULUM 2013 BAGI GURU Sutjipto Sutjipto
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v1i2.771

Abstract

The purpose of this study is to express the importance of curriculum training for teachers before its implementation. Results of the study show, first, from the aspect of policy makers affirms that the naming of Curriculum 2013 curriculum ideas including competency standards and core competencies, and the basic framework and structure of the curriculum is essentially unchanged. Second, the curriculum changes and updates in curriculum 2013 includes the cohenrence of KI-KD (Core Competence – Basic Competence) and adjustment of the document, structuring competence spiritual attitudes and social attitudes in all subjects, structuring competence which is not limited by deletion of taxonomic thinking processes, modification of learning and assessment, adjustment of the book contents towards the change of KI-KD and learning, and the provision of creative space for teachers in implementing the curriculum. Third, changes and updates in Curriculum 2013 that emphasizes on curriculum adjustment, easy to learn, easy to teach, measurable, and meaningful to learn is positively responded by those who implement the curriculum. Fourth, the implementation training of Curriculum 2013 is a strategic means to interpret the concept of change and updating of the curriculum as a whole. Fifth, the implementation training of Curriculum 2013 is a kind of art event to process various goals to harmonize the programmed policy by sharing ideas in order to lead to the ideal common understanding about the idea, design, and implementation of the curriculum.ABSTRAK Tujuan dari penulisan artikel ini yaitu untuk mengungkapkan pentingnya pelatihan suatu kuri kulum bagi guru sebelum kurikul um i tu di impl ementasi kan. Hasil kajian menunjukkan, pertama, dari sisi pengambil kebijakan memberi penegasan bahwa penamaan kurikulum Kurikulum 2013; ide kurikulum yang mencakup standar kompetensi lulusan dan kompetensi inti, kerangka dasar dan struktur kurikulum hakikatnya tidak mengalami perubahan. Kedua, perubahan dan pemutakhiran Kurikulum 2013 mencakup koherensi KI-KD dan penyelarasan dokumen; penataan kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial pada semua mata pelajaran; penataan kompetensi yang tidak dibatasi oleh pemenggalan taksonomi proses berpikir; penyelarasan pembelajaran dan penilaian; menyelaraskan isi buku terhadap perubahan KI-KD dan pembelajaran; dan pemberian ruang kreatif kepada guru dalam mengimplementasikan kurikulum. Ketiga, perubahan dan pemutakhiran Kurikulum 2013 yang mencirikan keselarasan, mudah dipelajari, mudah diajarkan, terukur, dan bermakna untuk dipelajari ditanggapi positif oleh pelaksana kurikulum. Keempat, program pelatihan pengimplementasian Kurikulum 2013 merupakan wahana yang strategis untuk memaknai konsep perubahan dan pemutakhiran kurikulum secara menyeluruh. Kelima, pelatihan pengimplementasian Kurikulum 2013 bagi guru merupakan perhelatan seni mengolah berbagai tujuan untuk menyelaraskan kebijakan yang diprogramkan melalui ajang berbagi guna mewujudkan pemahaman bersama yang ideal terhadap ide, rancangan, dan pengimplementasiannya.