Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN BIJI KOPI BERKUALITAS DENGAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Muhammad Abidin; Rosmawati Tamin; UL Khairat
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (974.704 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.1390

Abstract

Kualitas adalah suatu faktor    yang    sangat  berperan  penting  dalam    dunia perdagangan.Semakin baik kualitas komoditas yang akan diperdagangkan, maka jumlah  permintaan  akan  semakin  tinggi.  Biji  kopi  berkualitas  dalam  halini merupakan  komoditas  dari  hasil  pertanian  dan  perusahaan  kopi  yang  bergerak dalam dunia perdagangan membutuhkan kualitas yang baik untuk tetap bersaing dipasar perdagangan internasional, penentuan biji kopi berkualitas sebagai bahan komoditas membutuhkan suatu ketepatan dalam proses pemilihannya, sehingga sesuai dengan   kebutuhan   yang   diharapkan   oleh   konsumenKeputusan   pihak perusahaan  dalam  menentukan  biji  kopi  berkualitas  harus  tepait  sesuai  dengan yang diharapkan. Dalam hal ini metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP).Intidarimetode AHP ini adalah menentukan nilai bobot untuk   setiap   kriteria,   kriteria   yang   dimaksud   adalah   kadar   air(%),   kadar kotoran(%),  ukuran  biji(mm),  warna  biji  dan  Hama,  kemudian  dilanjutkan dengan    proses    perangkingan    yang    akan    menyeleksi    biji    kopi    tersiebut. Berdasarkan  uraian  masalah  diatas,  maka  penulis  terinspirasi  membuat  sistem yang diharapkan dapat membantu judul skripsi yang berjudul “sistem pendukung keputusan penentuan biji kopi berkualitas dengan metode AHP (analytical hierarchy process)”
STRATEGI PROMOSI WISATA PADA DINAS PARIWISATA KABUPATEN MAMASA Idastin Idastin; Muhammad Abid
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2020): MITZAL, Volume 5, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.906 KB) | DOI: 10.35329/mitzal.v5i1.1839

Abstract

This study aims to determine the tourism promotion strategy at the Mamasa Regency Tourism Office. This research use desciptive qualitative approach. Data collection techniques obtained from observation, interviews and documentation. The results of his research show that the seven main strategies carried out by the Mamasa Regency Tourism Office have been implemented but all of them have not run optimally so the desired results have not been achieved according to the target. This is due to inhibiting factors, namely insufficient facilities and infrastructure; human resources are still lacking; lack of regulations and a strong legal basis to regulate Mamasa tourism; and forms of overlapping management between government, foundations or families and the private sector.
PENCITRAAN PEMERINTAH DAERAH MELALUI MEDIA PADA BAGIAN HUMAS DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN POLEWALI MANDAR Muhammad Abid
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2018): MITZAL, Volume 3, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.998 KB) | DOI: 10.35329/mitzal.v3i1.282

Abstract

This study aims to know how the imaging of the government is done through the media by the state of the public in the Polman Regional Secretariat. This research is a qualitative research that explains the phenomenon in depth, creates a description, systemally, accurately and facts about the facts, as well as describing the reality that is happening. The role of public relations as a communicator's that is helping the community to interaction and communication to the goverment. The role of public relations as relationships are relatively good relationships between the whole community with government agencies, through delivery of regional development information. The role of public relations in building the image of the Government of Polewali Mandar Regency to the public can be seen from information updates through the internet site.
STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN PADA RUMAH SAKIT BANUA MAMASE KABUPATEN MAMASA Jonson, Jonson; Tajuddin, Muhammad Syariat; Abid, Muhammad
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.4119

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Banua Mamase, Kabupaten  Mamasa, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Sistem Kerja Sifat Administrasi Kesejahteraan di Klinik Medis Banua Mamase, Kabupaten Mamasa. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Eksplorasi grafis subyektif adalah penelitian yang berencana untuk tanpa henti menggambarkan kejadian dan keanehan yang terjadi di lapangan dan menyajikan informasi secara metodis, dapat diverifikasi, dan tepat sehubungan dengan realitas atau keanehan yang terjadi di lapangan. Metode observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Spesialis menggunakan triangulasi sumber untuk benar-benar melihat keabsahan informasi eksplorasi. Dalam penelitian ini, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan merupakan tiga komponen analisis data. Temuan menunjukkan bahwa Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di RS Banua Mamase di Kabupaten Mamasa dapat dievaluasi dengan menggunakan berbagai indikator, termasuk seni situasional, tujuan sasaran, dan sumber daya dan lingkungan. Di RS Banua Mamase Kabupaten Mamasa, strategi pelayanan yang berkualitas untuk sumber daya dan lingkungan telah diterapkan secara tepat dan optimal. Staf rumah sakit memberikan pelayanan prima kepada pasien, membuat mereka merasa dilayani dengan baik dan sangat puas. Kemudian dalam Pengerjaan Situasional dimana petunjuk ini merupakan metodologi dalam mengembangkan kualitas bantuan lebih lanjut juga terlihat sangat baik dan telah dijalankan oleh pejabat sehingga maksud dan tujuan dapat diakui di Klinik Medis Banua Mamase, Peraturan Mamasa.