Saifuddin Chalim
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MISI, KURIKULUM, DAN KEPEMIMPINAN DI PERGURUAN TINGGI TERHADAP PERILAKU ANTI-RADIKALISME MAHASISWA Saifuddin Chalim
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v3i1.728

Abstract

The spread-out of radicalism and terrorism needs to be overcome in the very early stage at home, school, university, and community. For that, education institutions should build anti-radicalism attitude for its students through an integrated values of character building. This study aims to analyze the impact of university’s mission, curriculum, and leadership towards student’s attitude of anti-radicalism.The study is undertaken with a quantitative approach by using a multiple regression analysis, in universities implementing ahlusunnah wal jama’ah principles, nationalism, and insight of nationality. The study found that factors such as leadership, curriculum, and mission significantly have positive impact and big contribution toward student’s anti-radicalism attitude . AbstrakBerkembangnya paham radikalisme dan terorisme perlu dicegah sejak dini di lingkungan keluarga, sekolah/perguruan tinggi, dan lingkungan masyarakat. Menyikapi hal ini, lembaga pendidikan perlu membangun sikap anti-radikalisme para peserta didik melalui pengintegrasian nilai-nilai pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari misi, kurikulum, dan kepemimpinan perguruan tinggi terhadap perilaku antiradikalisme mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan analisis regresi berganda, yaitu pada perguruan-perguruan tinggi yang mengamalkan faham ahlusunnah wal jama’ah, nasionalisme, dan berwawasan kebangsaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kepemimpinan, kurikulum, dan misi perguruan tinggi berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku anti-radikalisme mahasiswa. Â