Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keluarga Pondasi Utama Mecetak Generasi Berbudaya Literasi Fahrina Yustiasari Liri Wati
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 1, No 2 (2019): Peqguruang Volume 1, Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.441 KB) | DOI: 10.35329/jp.v1i2.569

Abstract

Pendidikan yang berkualitas menjadi sebuah kebutuhan penting diera persaingan global yang kian kompetitif.  Para pengatur kebijakan ditingkat pusat pastinya sudah menyadari akan hal tersebut. Untuk menjadikan dunia pendidikan berkualitas, tentu sangat banyak faktor yang berkaitan dan saling mempengaruhi.  Salah satu upaya pemerintah menjadikan pendidikan berkualitas adalah melalui meningkatkan budaya literasi.Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama bagi anak. Di lingkungan keluarga pertama-tama anak mendapat pengaruh, karena itu keluarga merupakan lembaga pendidikan tertinggi yang bersifat informal dan kodrat. Pada keluarga inilah anak mendapat asuhan dari orang tua menuju ke arah perkembangannya. Peran keluarga menjadi sangat penting dalam membangun budaya literasi dini pada anak, hal ini dikarenakan keluarga adalah lingkungan yang paling dekat dengan anak.  Peran keluarga dalam menumbuhkan budaya literasi dini anak dimulai dari print motivation, phonological awareness, vocabulary, narrative skill, print motivation dan letter knowledge.  Dengan membangun budaya literasi dini dalam keluarga, maka keluarga bisa menyelamatkan anak dari budaya malas membaca yang dapat mempengaruhi masa depan anak dan perkembangan anak