Hariadi Ahmad
Program Studi Bimbingan dan Konseling, FIP IKIP Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI BUKU PANDUAN PELATIHAN SELF ADVOCACY SISWA SMP UNTUK KONSELOR SEKOLAH Hariadi Ahmad; Aluh Hartati
Jurnal Paedagogy Vol 5, No 1 (2018): JURNAL PAEDAGOGY (April 2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v5i1.2585

Abstract

Rendahnya keterampilan sosial memicu terjadinya masalah pribadi sosial. Siswa sedang mengalami perubahan fisik, psikis, dan mengalami fase transisi, kebimbangan jadi diri, dan identitas diri. Perubahan perkembangan bertujuan penyesuaian diri yang positif terhadap lingkungan sekitarnya, memerlukan aktualisasi diri. Keberhasilan siswa dalam penyesuaian diri dengan baik, secara pribadi maupun sosial harus mempunyai kesempatan mengungkapkan minat dan keinginannya. self advocacy merupakan keterampilan yang dimiliki individu dalam mengenali, mengetahui kekurangan, kelebihan, keinginan dan minat, dapat berkomunikasi secara efektif dalam menyampaikan pendapat, bernegoasiasi dalam memperoleh hak-haknya, serta dapat bertanggung jawab atas segala keputusan yang diambil tanpa mengorbankan hak dan martabat diri sendiri dan orang lain. Pengembangan yang bertujuan untuk (1) menghasilkan panduan pelatihan self advocacy yang dikembangkan dengan teknik Structure Learning Approach yang memenuhi kriteria akseptabilitas (kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kepatutan), dan (2) menghasilkan panduan pelatihan self advocacy yang efektif meningkatkan self advocacy siswa SMP. Model pengembangan produk menggunakan model Borg & Gall (1983) yang kemudian dimodifikasi menjadi tiga tahapan pengembangan, yaitu prapengembangan, pengembangan, dan pascapengembangan. Berdasarkan hasil uji ahli yang terdiri dari tiga orang ahli Bimbingan Konseling dan hasil uji pengguna/konselor yang terdiri dari dua konselor terhadap pengembangan panduan pelatihan self advocacy, baik secara kuantitatif dan kualitatif telah memenuhi kriteria akseptabilitas. Oleh karena itu, produk pengembangan panduan pelatihan self advocacy ini dapat dijadikan sebagai panduan konselor untuk membantu siswa dalam aspek pribadi-sosial, khususnya dalam mencapai aspek kemandirian peserta didik. Buku panduan pelatihan self advocacy Siswa SMP untuk konselor yang dihasilkan dalam pengembangan ini terdiri dari: bagian I Pendahuluan, bagian II Petunjuk umum pelatihan, bagian III Prosedur pelatihan, daftar pustaka, dan Instrumen penlaksanaan pelatihan.
PENGARUH TEKNIK BIBLIO EDUKASI TERHADAP RASA RENDAH DIRI PADA KELAS XI DI SMANEGERI 8 MATARAM Hariadi Ahmad; Karunia Dini
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Nomor 1 Edisi April 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v2i1.743

Abstract

Biblio edukasi adalah tehnik dalam Bimbingan Konseling menggunakan bahan bacaan, dalam penelitian ini menggunakan cerpen. Rasa rendah diri adalah dimana seseorang merasa kurang mampu bersosialisasi di lingkungan sosialnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Penerapan Biblio Edukasi Teradap Pengaruh rasa Rendah Diri pada siswa kelas XI SMAN 8 Mataram Tahun Pelajaran 2016/2017? Penelitian ini bertujuan Ingin mengetahui penerapan biblio edukasi terhadap rasa rendah diri pada siswa kelas XI SMAN 8 Mataram Tahun Pelejaran 2016/2017.Dalam penelitian ini jumlah populasinya 691 siswa sedangkan subjek penelitian yakni N= 9 siswa Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling (hanya kelas XI Asta IPS 3). Dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi sebagai metode pokok, metode dokumentasi, metode angket.Tehnikan analisis data menggunakan analisis statistic dengan rumus t-hitung.Berdasarkan analisis data yang digunakan dalam statistic menggunakan rumus t-hitung, di peroleh t-hitung 2,643 sedangkan dari daftar distribusi t-tabel pada taraf nyata 5% diperoleh 1,379.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (2,643 > 1,379), yaitu hipotesis H0 yang diuji ditolak berbunyi Tidak ada pengaruh penerapan biblio edukasi terhadap rasa rendah diri pada siswa kelas XI Asta 3 di SMAN 8 Mataram Tahun Pelajaran 2016/2017. Dan hasil analisis data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hipotesis alternatif (Ha) diterima yang berbunyi ada pengaruh pengaruh penerapan biblio edukasi terhadap rasa rendah diri pada siswa kelas XI Asta 3 di SMAN 8 Mataram Tahun Pelajaran 2016/2017, artinya hasil penelitian ini “signifikan”.Kata Kunci: Biblio Edukasi, Rasa Rendah Diri.