Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Strategi Mempelajari Bisnis Tata Rias Make Up Artis bagi Ibu-Ibu PKK RW. 06 Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru Kiki Joesyiana; Sawqi Saad El Hasan; Asepma Hygi Prihastuti; Rofiq Noorman Haryadi; Suratminingsih Suratminingsih
Jurnal Surya Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.5.2.2023.214-222

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan Tata Rias Make Up Artis (MUA) beserta cara memulai bisnisnya untuk mendorong jiwa wirausaha ibu-ibu rumah tangga dan untuk melihat minat ibu-ibu rumah tangga terhadap pelatihan Tata Rias Make Up Artis (MUA) ini. Metode pengabdian ini menggunakan metode ceramah, demostrasi langsung, dan tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan pengetahuan secara umum tentang bisnis make up artis, yaitu meliputi apa itu make up artis, manfaat make up artis, dan cara memulai bisnis make up artis. Metode demostrasi langsung digunakan untuk memberikan keterampilan langsung kepada peserta tentang tata cara make up dari ahlinya, yaitu pemateri yamg memiliki bisnis make up baik untuk pengantin maupun untuk acara-acara tertentu yang telah memiliki banyak pengalaman. Diambil beberapa peserta dengan warna kulit, jenis kulit dan bentuk wajah yang berbeda untuk langsung dimake up, mulai dari make up dasar sampai finishing. Serta metode tanya jawab digunakan untuk melengkapi hal-hal yang belum terakomodasi oleh metode diatas. Pelatihan keterampilan ini melibatkan Pelaku Bisnis Make Up Artis Pekanbaru Juan Bantari dan Dosen Program Studi Manajemen dan Akuntansi yang bekerjasama dengan Ibu-ibu PKK pada RW 06, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai sebagai mitra
Pelatihan Keterampilan Manajemen Operasional bagi UMKM: Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas Hernawan Hanif; Taufik Hidayat; Rofiq Noorman Haryadi
Jabdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): JABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Magister Manajemen, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/jabdimas.v1i1.52

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang signifikan dalam perekonomian suatu negara, tetapi sering menghadapi tantangan dalam mengelola operasional mereka secara efisien dan produktif. Pelatihan keterampilan manajemen operasional menjadi solusi yang efektif untuk membantu UMKM mengatasi masalah ini. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pemilik UMKM agar mereka meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam menjalankan operasional bisnis mereka. Pelatihan ini berfokus pada konsep dasar manajemen operasional, identifikasi dan analisis proses operasional, pengelolaan persediaan, produksi, distribusi, dan pengendalian kualitas. Pemilik UMKM juga mengembangkan keterampilan perencanaan dan pengorganisasian yang lebih baik untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan efisiensi proses. Dengan mengikuti pelatihan ini, pemilik UMKM memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional mereka. Ini membantu UMKM menjadi lebih kompetitif, mengurangi biaya, meningkatkan kualitas produk atau layanan, dan memberikan kepuasan yang lebih baik kepada pelanggan. Pelatihan keterampilan manajemen operasional penting untuk mendukung pertumbuhan dan kesuksesan UMKM. Dengan peningkatan efisiensi operasional, UMKM berkontribusi lebih banyak terhadap perekonomian negara dan menghadapi tantangan pasar dengan lebih baik.
Pelatihan Keuangan dan Literasi Bisnis untuk UMKM: Pengabdian yang Berdampak pada Stabilitas Usaha Mikro di Sumedang Indi Aulia Romdoni; Nely Purwanti; Agus Hermawan; Rofiq Noorman Haryadi; Lina Pusvisasari; Irawati Irawati
Jabdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Jabdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Magister Manajemen, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/jabdimas.v1i2.83

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami konsep pengelolaan keuangan dan literasi bisnis secara mendalam. Melalui metode wawancara dengan 30 pelaku UMKM, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang literasi bisnis dan keuangan. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki pemahaman dasar namun kurang dalam aspek penting seperti perencanaan bisnis dan strategi pemasaran. Pelatihan yang diberikan menekankan pada aspek-aspek tersebut, membantu peserta dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan usaha, menerapkan prinsip pengelolaan keuangan yang baik, dan menyusun strategi pemasaran yang efektif. Feedback positif diterima dari peserta, banyak yang merasa lebih percaya diri dalam mengelola usaha dan optimis terhadap pertumbuhan usahanya. Dengan demikian, pelatihan keuangan dan literasi bisnis telah memberikan dampak signifikan pada stabilitas UMKM, menegaskan pentingnya pendidikan dan pelatihan untuk mendukung keberlanjutan UMKM di era digital.
Culinary Creations for the Development of MSMEs in Creating Traditional West Cikalong Foods and Drinks Ana Wijandari; Samsul Arifin; Rofiq Noorman Haryadi; Destiana Kumala
Pasundan Community Service Development Vol. 1 No. 2 (2023): Pasundan Community Service Development
Publisher : Doctoral Program of Social Science, Pasundan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/pascomsidev.v1i2.85

Abstract

This article explores the pivotal role of traditional culinary arts in fostering the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in West Cikalong. Emphasizing community involvement, it delves into how local food and drink specialties serve as a catalyst for economic growth and social enrichment. The study highlights the diverse culinary heritage of West Cikalong, underscoring the potential of indigenous food and drinks for commercial success. It examines the initiatives aimed at skill development, focusing on traditional cooking techniques and recipes, and how these bolster MSME growth. The article addresses the challenges in preserving authenticity and competing in the market, while recognizing opportunities for innovation and expansion. Incorporating case studies, it showcases successful local MSMEs that have made significant community impacts through culinary endeavors. Furthermore, the role of culinary tourism in enhancing local economic stability and MSME development is discussed. This study underscores the synergy between culinary heritage and economic development, advocating for the integration of traditional culinary practices into MSME strategies as a means for community empowerment and sustainable development in West Cikalong.