Fauzi Maulana Rizky Akbar
Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mahasiswi perokok: Studi fenomenologi tentang perempuan perokok di kampus Fauzi Maulana Rizky Akbar
Jurnal Sosiologi Dialektika Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Sosiologi Dialektika
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.01 KB) | DOI: 10.20473/jsd.v15i1.2020.33-40

Abstract

Di era ini, tidak hanya kaum laki-laki yang merokok melainkan kaum perempuan juga melakukannya. Perilaku merokok pada kaum perempuan juga menjadi suatu perdebatan mengenai keetisannya di kalangan masyarakat tertentu yang akhirnya menimbulkan berbagai anggapan. Perilaku merokok bahkan dilakukan oleh mahasiswi yang ada di lingkungan Universitas Airlangga Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna perempuan tentang kebiasaan merokok yang dilakukan di lingkungan Universitas Airlangga Surabaya. Ada makna yang terkandung ketika mahasiswi tersebut saat merokok selain sebagai sebuah kebutuhan. Metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi tersebut merokok karena saat merokok dirinya dapat lebih percaya diri dan mempermudah saat menyelesaikan sebuah permasalahan. Perempuan ini memaknai rokok sebagai Pertama, rokok sebagai hubungan pertemanan karena rokok dapat mencairkan suasana ketika melakukan aktivitas sosial. Kedua, merokok sebagai kebutuhan. Merokok sudah tidak dapat ditinggalkan karena sudah menjadi sebuah ketergantungan. Ketiga, merokok sebagai lifestyle, karena hidup di daerah perkotaan sehingga merokok sudah bukan menjadi sesuatu yang tabu untuk dilakukan. Sebuah pemaknaan terhadap rokok bagi perempuan tidak terlepas dari adanya because of motive sebelum terjadinya in order to motive yang merupakan penyebab dari perempuan merokok dan tujuan mengapa mereka menjadi seorang perokok. Informan merasakan reaksi yang sama dalam lingkungan sosial yaitu menjadi perbincangan teman, diperolok oleh teman, bahan sindiran oleh dosen, penolakan oleh orang tua akan kegiatan merokok tersebut, hingga pembiaran yang dilakukan oleh keluarga karena telah mengganggap hal tersebut merupakan hal yang biasa terjadi di dalam lingkungan keluarganya.